Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Memberi Dampak Siswa Keteladanan dan Ahlak
- 28 Jul 2026 15:49 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu - Civitas Akademika MAN 2 Kota Bengkulu menggelar Lokakarya Integrasi Pembelajaran Mendalam Berdasarkan Prinsip Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai upaya memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Kegiatan yang berlangsung di MAN 2 Kota Bengkulu itu dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., serta dihadiri Kepala MAN 2 Kota Bengkulu, Dr. Rahayu, M.Pd., bersama seluruh dewan guru.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu mengapresiasi inisiatif MAN 2 Kota Bengkulu yang menyelenggarakan lokakarya tersebut. Menurutnya, kegiatan itu merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat karakter pendidik melalui penerapan Kurikulum Berbasis Cinta.
Saefudin menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga menuntut keteladanan dari setiap pendidik. "Kurikulum Berbasis Cinta baru dapat dikatakan tuntas apabila kita juga tuntas dalam memberikan keteladanan, memiliki akhlak yang baik, dan menjadi contoh sebelum mengimplementasikan nilai-nilai tersebut kepada peserta didik," ujarnya.
Ia menjelaskan, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta harus diawali dengan kedisiplinan sebagai fondasi utama seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Disiplin dalam kehadiran, pelaksanaan tugas sesuai fungsi, serta profesionalisme dalam bekerja menjadi cerminan integritas seorang guru yang bertanggung jawab terhadap amanah yang diemban.
Selain itu, Saefudin mengingatkan seluruh pendidik agar senantiasa bersyukur atas amanah sebagai ASN dengan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan. Guru diharapkan bekerja secara profesional, fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi, serta mengedepankan totalitas dalam pengabdian tanpa mencampurkan pekerjaan lain di luar tugas kedinasan.
Menurutnya, Kurikulum Berbasis Cinta mengajarkan nilai-nilai kesetaraan, menghargai setiap individu tanpa membedakan latar belakang sosial, serta mengedepankan prinsip memanusiakan manusia. Penerapan nilai-nilai tersebut harus diwujudkan melalui keteladanan yang baik sehingga menjadi warisan karakter yang terus hidup dan dikenang oleh para peserta didik.
Melalui lokakarya ini, seluruh guru MAN 2 Kota Bengkulu diharapkan semakin memahami dan mampu mengintegrasikan prinsip-prinsip Kurikulum Berbasis Cinta dalam setiap proses pembelajaran. Implementasi kurikulum tersebut diharapkan dapat melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai moderasi dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....