Delapan Daerah Irigasi di Bengkulu Utara Akan Direhabilitasi
- 26 Jul 2026 15:26 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus memperkuat pembangunan sektor pertanian melalui peningkatan infrastruktur irigasi. Langkah ini menjadi tindak lanjut atas instruksi presiden nomor dua tahun 2025 tentang percepatan pembangunan peningkatan rehabilitasi serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi.
Kepala Dinas PUPR Bengkulu Utara Agus Sulaiman menagatakan pihaknya mengajukan 13 daerah irigasi kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera 7 Bengkulu, dengan total anggaran 46,5 miliar rupiah. Dari usulan tersebut, Pemerintah Pusat menyetujui 8 daerah irigasi dengan total anggaran 27,5 miliar rupiah.
Program ini diraih setelah pemerintah daerah mengajukan usulan melalui sistem informasi program usulan irigasi atau SIPURI. Ini lah yang menjadi salah satu dasar penilaian pemerintah pusat dalam menetapkan lokasi penerima program.
"Melalui program Instruksi Presiden tentang percepatan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi. Pada tahun 2026 ini ada 8 daerah irigasi yang disetujui oleh pusat," ujar Kepala Dinas PUPR Bengkulu Utara kepada RRI Jumat 24 Juli 2026.
8 daerah irigasi yang disetujui tersebut yaitu Air Palik Tanjung Agung di Kecamatan Tanjung Agung Palik, Air Ukup Talang Rais di Kecamatan arma jaya, Air Ketenong Batu Layang, Air Jeminang, Air Payang Kecil, Air Talang Kecil Dan Air Donok Satu di Kecamatan Hulu Palik. Serta Air Kesik atau Air Dingin Hulu di Kecamatan Marga Sakti Sebelat.
Kepala Dinas PUPR Bengkulu Utara Agus Sulaiman menjelaskan, program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjalankan arahan Bupati dan Wakil Bupati. Dalam hal mempercepat pembangunan infrastruktur pertanian.
Melalui rehabilitasi jaringan irigasi, distribusi air ke lahan pertanian diharapkan menjadi lebih merata. Sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
"Melalui program ini kelurahan para petani terhadap jaringan irigasi yang tidak merata sudah mendapatkan solusinya. Insyaaallah pembangunannya akan di lakukan pada tahun 2026 ini," katanya.
Pada tahun ini, nilai anggaran rehabilitasi jaringan irigasi mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2025. Pada tahun 2025, Bengkulu Utara hanya memperoleh anggaran 8,1 miliar rupiah untuk 4 daerah irigasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....