Warga dan TNI Gotong Royong Bersihkan Lahan Jembatan Gantung Perintis Garuda
- 24 Jul 2026 20:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bintuhan- Babinsa Koramil 408-04/Kaur Selatan Sertu Hariyono bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan lahan di lokasi pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Sukajaya,Kecamatan Nasal,Kabupaten Kaur. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan awal dalam mendukung kelancaran pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda.
Gotong royong ini melibatkan anggota TNI dari Koramil 408-04 Kaur Selatan. Puluhan warga dan Perangkat Desa setempat.
Dengan penuh semangat dan kebersamaan, Babinsa dan warga bahu-membahu membersihkan semak belukar dan sisa material di sekitar lokasi. Kehadiran Babinsa juga menjadi wujud nyata peran TNI dalam membantu kesulitan rakyat serta mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
"Iya kita kemarin gotong royong membersihkan semak-semak di lokasi pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda. Ini adalah langkah awal kita sebelum pembangunan jembatan," ujar Sertu Hariyono kepada RRI Jumat 24 Juli 2026.
Melalui kerja sama ini, proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat berjalan dengan lancar. Serta mampu memberikan manfaat besar bagi warga Sukajaya dan sekitarnya.
Jembatan Garuda yang akan dibangun ini, nantinya dimanfaatkan untuk menunjuang kelancaran aktivitas keluar masuk usaha tani warga. Program ini juga merupakan wujud nyata komitmen dan perhatian TNI, dalam memajukan desa dan mensejahterakan masyarakat melalui infrastruktur pembangunan.
"Dengan adanya kerja sama antara warga, desa dan anggota TNI. Proses pengangunan Jembatan Perintis Garuda nantinya dapat berjalan lancar," katanya.
Jembatan Perintis Garuda adalah program bantuan infrastruktur jembatan dari Presiden Republik Indonesia. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini dikerjakan melalui kerja sama Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Darat.
Yang tujuanya untuk membuka Akses Wilayah sehingga ma mampu menjadi penghunung antar desa atau gampong yang sebelumnya terpisah oleh sungai atau medan sulit. Mempermudah anak-anak pergi ke sekolah dan warga menjangkau fasilitas kesehatan tanpa harus memutar jauh.
Serta mempercepat distribusi hasil tani warga desa setempat. Sehigga mampu memangkas biaya transportasi warga menuju pasar atau pengepul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....