Kebakaran Lahan di Kaur Selatan Kembali Terjadi

  • 21 Jul 2026 20:35 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bintuhan - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kaur kembali mendapatkan laporan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla dari warga Selasa 21 Juli 2026 pukul 12:21 WIB. Petugas langsung merespon ceoat laporan dan langsung menuju kelokasi kejadian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kaur Apen Ardiansyah mengatakan pihaknya mengerahkan 1 unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Jembatan Dua bertepatan pada Tebing Gedung Sako Kecamatan Kaur Selatan tersebut. Selain mengerahkan kendaraan operasional 13 personil juga diikut sertakan dalam penanganan kebakaran ini.

"Ya tadi siang ada ada lagi kebakaran lahan. Kita tadi saat menerima laporan langaung bergerak cepat ke lokasi kejadian," ucapnya.

Tidak ada kendala selama proses pemadaman api berlangsung. Dalam waktu kurang lebih 30 menit api berhasil dipadamkan.

Setelah itu petugas juga langsung melakukan pendinginan dan pencarian titik-titik api yang tersembunyi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kembali munculnya titik api.

"Proses pemadalam lancar ya mobil kita tadi juga bisa masuk ke lokasi. Kurnag elbih 30 menit api tadi sudah bisa kita padamkan," katanya.

Apen Ardianyah menyebut diduga kebakaran lahan tersebut terjadi akibat puntung rokok. Hal ini dikarenakan berdasarkan keterangan dari pemilik lahan, bahwa ia tidak melakukan pembakaran sampai ataupun sedang membuka lahan baru.

" Dugaan kita penyebab kebakaran lahan ini karena puntung rokok. Soalnya pemilik lahan bilang bahwa mereka tidak ada membakar sampah ataupun sedang buka lahan baru," ujarnya.

Puntung rokok yang masih menyala dan dibuang sembarangan dapat dengan mudah menyulut api terutama di area hutan atau lahan yang kering. Dalam hitungan menit, api bisa membesar dan menghanguskan hektar demi hektar hutan.

Maka dari itu selama musim kemarau ini masyarakat harus meningkatkan kewasapadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan tidak meninggalkan sumber api, khusunya api bakar sampah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....