Penyaluran Dana BOS Bengkulu Capai Rp417,4 Miliar

  • 21 Jul 2026 13:06 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Provinsi Bengkulu terus dipercepat sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, Kementerian Keuangan memastikan dana pendidikan tersebut tersalurkan tepat waktu kepada seluruh daerah.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana mengatakan hingga Senin 20 Juli 2026, total pagu dana BOS Reguler yang disalurkan mencapai lebih dari Rp417,4 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan kepada 11 pemerintah daerah, meliputi Pemerintah Provinsi Bengkulu serta 10 pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

Berdasarkan data Transfer ke Daerah (TKD), Pemerintah Provinsi Bengkulu memperoleh alokasi BOS terbesar senilai Rp140,83 miliar untuk mendukung operasional pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB. Sementara di tingkat kabupaten/kota, Kota Bengkulu menerima alokasi terbesar sebesar Rp52,82 miliar untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan dasar.

Selain Kota Bengkulu, alokasi BOS juga disalurkan kepada Kabupaten Bengkulu Utara sebesar Rp42,41 miliar, Rejang Lebong Rp36,51 miliar, dan Mukomuko Rp28,81 miliar. Lalu di Kabupaten Seluma Rp26,32 miliar, Bengkulu Selatan Rp22,10 miliar, Kaur Rp19,17 miliar, Kepahiang Rp17,63 miliar, Bengkulu Tengah Rp15,74 miliar, dan Lebong Rp15,04 miliar.

Hingga 20 Juli 2026, realisasi penyaluran BOS di seluruh daerah telah mencapai sekitar 48 hingga 49 persen dari total pagu masing-masing daerah. Pemerintah Provinsi Bengkulu mencatat realisasi sebesar Rp69,01 miliar atau 49 persen, sedangkan Kota Bengkulu telah menerima Rp26,04 miliar atau 49,31 persen.

Kelancaran penyaluran dana BOS merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dengan empat Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), yakni KPPN Bengkulu, KPPN Manna, KPPN Curup, dan KPPN Mukomuko. Dana disalurkan langsung dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke rekening masing-masing satuan pendidikan sehingga proses pencairan menjadi lebih cepat dan efisien.

Selain BOS Reguler, Kanwil DJPb Bengkulu juga menyalurkan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan total pagu lebih dari Rp28 miliar. Kota Bengkulu menjadi penerima terbesar dengan alokasi Rp5,12 miliar, disusul Kabupaten Bengkulu Utara sebesar Rp4,02 miliar.

Pemerintah juga mengalokasikan BOP Kesetaraan dengan total pagu lebih dari Rp13 miliar untuk mendukung pendidikan nonformal dan program kejar paket. Kota Bengkulu kembali menjadi penerima terbesar dengan pagu Rp4,56 miliar.

Dana BOS dinilai memiliki peran strategis dalam menunjang operasional sekolah. Pemanfaatannya mencakup pengadaan buku dan alat tulis, pemeliharaan sarana dan prasarana, pelaksanaan evaluasi pembelajaran, pengembangan perpustakaan, hingga pembayaran honorarium guru non-ASN.

Melalui penyaluran yang tepat waktu, pemerintah berharap beban biaya pendidikan yang ditanggung orang tua dapat ditekan sehingga mampu menurunkan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh wilayah Bengkulu.

Irfan mengimbau seluruh pemerintah daerah dan kepala sekolah untuk menjaga prinsip akuntabilitas, transparansi, serta ketepatan sasaran dalam pemanfaatan dana BOS. Ia berharap dana yang telah disalurkan ke rekening sekolah ini dapat segera direalisasikan pemanfaatannya secara bijak dan berintegritas.

"Kami akan terus mengawal agar APBN benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sinergi antara Kementerian Keuangan, pemerintah daerah, dan instansi pendidikan adalah kunci utama untuk mencetak generasi muda Bengkulu yang unggul, cerdas, dan berdaya saing di masa depan," ujar Irfan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....