FGD Pokjaluh 2026 Miliki Tujuan Perkuat Peran Para Penyuluh
- 28 Jul 2026 15:38 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu — Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penais Zawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Khoiruman, M.Pd.I., menegaskan bahwa peran penyuluh agama Islam di daerah sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan saat menjadi pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kota Bengkulu di Aula Bir Ali, Gedung Raudha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu.
Kegiatan FGD 2026 mengusung tema Menakar Peran dan Potensi Penyuluh Agama Islam, Membangun Penyuluh yang Adaptif, Profesional, dan Berdampak."Kegiatan ikali ni bertujuan memperkuat kapasitas penyuluh agama Islam agar mampu memberikan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas, adaptif, dan sesuai kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan zaman.
Dalam pemaparannya, Khoiruman menjelaskan bahwa Kementerian Agama terus melakukan penguatan terhadap jabatan fungsional penyuluh agama melalui pembinaan, peningkatan kompetensi, dan pengembangan kapasitas. Langkah tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pelayanan keagamaan sekaligus memperkuat peran penyuluh sebagai ujung tombak pembinaan umat.
"Peran penyuluh tidak hanya menyampaikan informasi keagamaan, tetapi juga menjadi pembimbing, pendamping, sekaligus agen moderasi beragama di tengah masyarakat. Oleh karena itu, profesionalisme dan kemampuan beradaptasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar," ujar Khoiruman.
Selain Khoiruman, kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Tim Penyuluh Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu H. Fadhli, S.Sos.I., M.Pd.I., Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kota Bengkulu Dr. H. Rolly Gunawan, M.H.I., serta Ketua PW Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Provinsi Bengkulu yang juga Ketua Pokjaluh Provinsi Bengkulu, Dr. H. Siun Ruhan, M.H.I. Ketiga narasumber memberikan materi mengenai penguatan peran penyuluh dalam pelayanan dan pembinaan masyarakat.
FGD diikuti oleh penyuluh agama Islam se-Kota Bengkulu dan turut dihadiri sejumlah Kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Melalui forum tersebut, peserta memperoleh penguatan wawasan mengenai tugas dan fungsi penyuluh, strategi pelayanan keagamaan, serta pengembangan kompetensi yang diperlukan untuk menghadapi dinamika sosial dan keagamaan di masyarakat.
Hasil pertemuan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi para penyuluh agama Islam dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Penguatan kompetensi, profesionalisme, dan kemampuan beradaptasi yang diperoleh melalui FGD diharapkan berdampak pada semakin optimalnya pembinaan keagamaan, penguatan moderasi beragama, serta pelayanan keagamaan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan umat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....