Koramil 408-04/Kaur Selatan Laksanakan  Gerakan Radin Inten Asri

  • 11 Jul 2026 00:11 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bintuhan-Plh Pabung/Danramil 408-04/Kaur Selatan Mayor Inf Henry Marpaung beserta anggota melaksanakan kegiatan Gerakan Radin inten Asri jajaran Kodam XXI Radin inten bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Pasar Inpres, Desa Kepala Pasar, Kecamatan Kaur Selatan,Kabupaten kaur,Jumat 10 Juli 2026.

Adapun tema dalam Gerakan Radin inten Asri jajaran Kodam XXI Radin inten yakni "Gerakan Bersih Sampah Dilingkungan Sekitar Dan Kantor Secara Serentak". Ini tidak hanya sekedar tema namun juga ajakan kepada seluruuh masyarakat untuk jadikan kebersihan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Radin Inten Asri. Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, OPD, komunitas, dunia pendidikan, dan masyarakat, kami berharap gerakan ini dapat menumbuhkan budaya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan," ujar Pabung Mayor Inf Henry Marpaung.

Gerakan ini berangkat dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah. Dalam kesempatan itu, Presiden menyoroti persoalan sampah yang masih ditemukan di berbagai kawasan pesisir dan destinasi wisata yang dinilai dapat merusak citra pariwisata Indonesia.

Presiden juga meminta kepala daerah untuk menggerakkan seluruh elemen masyarakat, termasuk satuan pendidikan, dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan secara rutin. Bahkan, TNI diminta mengambil peran apabila diperlukan untuk memastikan gerakan tersebut berjalan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kodam XXI/Radin Inten menyusun Gerakan Radin Inten Asri dengan tiga fokus utama. Pertama, bersihkan laut, yakni membersihkan sampah di perairan dengan melibatkan penyelam dan armada pendukung guna menjaga kelestarian ekosistem laut.

Kedua, bersihkan pesisir pantai, melalui aksi gotong royong membersihkan sampah di sepanjang garis pantai. Ini dilakukan agar kawasan wisata tetap bersih, sehat, dan nyaman dikunjungi.

Ketiga, bersihkan kampung sekitar, yang meliputi pembersihan lingkungan permukiman, fasilitas umum serta saluran drainase di kawasan pesisir. Hal ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus mengurangi risiko banjir dan penyebaran penyakit.

"Tentunya menjaga keberihan bukan hanya mebuat lingkungan tempat tinggal kita menjadi enak dipandnag saja. Namun juga menjauhakan kita dari berbagai serangan penyakit," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....