Harga Oli Naik, Bengkel di Kota Bengkulu Keluarkan Modal Lebih Besar

  • 07 Jul 2026 10:38 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kenaikan harga oli dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan pelaku usaha bengkel di Kota Bengkulu. Kondisi tersebut membuat pemilik bengkel harus mengeluarkan modal lebih besar untuk memenuhi stok, sementara daya beli masyarakat cenderung menurun.

Salah seorang pemilik bengkel di Kota Bengkulu, Andre, mengatakan kenaikan harga oli berdampak langsung terhadap biaya operasional usahanya. Dengan modal sekitar Rp700 ribu, jumlah oli yang dapat dibeli kini jauh lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.

"Kalau harga oli naik, pelanggan pasti banyak yang bertanya dan berpikir ulang untuk ganti oli. Kami juga harus mengeluarkan modal lebih besar. Dulu modal Rp700 ribu bisa dapat 16 botol, sekarang hanya sekitar 12 botol. Kalau kondisi bengkel sedang sepi, tentu ini cukup memberatkan," ujar Andre, Rabu 7 Juli 2026.

Menurut Andre, bengkel terpaksa menyesuaikan harga jual agar tidak mengalami kerugian. Namun, kebijakan tersebut dinilai berisiko karena dapat membuat pelanggan menunda servis kendaraan.

Pemilik bengkel lainnya, Budi, mengatakan kenaikan harga oli juga memberikan dampak besar terhadap operasional usahanya. Bengkel harus menambah modal untuk membeli stok, sementara kemampuan beli pelanggan belum tentu meningkat.

"Kenaikan harga oli ini cukup berpengaruh ke usaha bengkel karena kami harus menambah modal untuk membeli stok, sementara daya beli pelanggan belum tentu ikut naik. Banyak pelanggan bertanya kenapa biaya servis lebih mahal, bahkan ada yang memilih menunda ganti oli," kata Budi.

Ia mengatakan bengkel harus menjelaskan bahwa kenaikan harga berasal dari distributor, bukan karena bengkel sengaja menaikkan harga. Budi berharap harga oli kembali stabil agar tidak membebani pelaku usaha maupun konsumen.

Meski menghadapi kenaikan harga, para pemilik bengkel tetap berupaya menjaga ketersediaan stok oli agar pelayanan kepada pelanggan tidak terganggu. Mereka berharap pasokan tetap lancar sehingga masyarakat tidak menunda perawatan kendaraan akibat harga oli yang semakin mahal.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....