Cuaca Buruk Bikin Pasokan Berkurang, Harga Ikan Asin di Bengkulu Melambung

  • 21 Sep 2026 15:39 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu — Cuaca buruk dan badai yang terjadi di wilayah perairan Bengkulu menyebabkan hasil tangkapan nelayan menurun. Kondisi tersebut berdampak pada produksi ikan asin yang terganggu, sehingga pasokan berkurang dan harga beberapa jenis ikan asin mengalami kenaikan.

Salah seorang pedagang ikan asin di Pasar Minggu, Nuraini, mengatakan ikan teri menjadi salah satu jenis yang banyak diminati masyarakat. Saat ini, ikan teri biasa dijual sekitar Rp8 ribu per ons, sedangkan ikan teri belah mencapai Rp10 ribu per ons.

Menurut Nuraini, kenaikan harga ikan asin berkaitan dengan kondisi cuaca di wilayah asal pasokan, salah satunya Pulau Baai. Saat badai terjadi, nelayan mengalami kesulitan melaut sehingga hasil tangkapan ikan berkurang dan berdampak pada ketersediaan ikan untuk diolah menjadi ikan asin.

“Kalau badai, nelayan susah mencari ikan, jadi barangnya kurang dan harganya naik. Kami dapatnya harga naik, mau nggak mau jualnya juga harus naik,” katanya, 21 September 2026.

Pedagang ikan asin lainnya, Anita, menyebut kenaikan harga terjadi pada hampir seluruh jenis ikan asin. Ikan teri dan cumi menjadi beberapa jenis yang mengalami kenaikan cukup tinggi dibandingkan sebelumnya.

Selain pasokan yang berkurang, Anita mengatakan harga modal dari pemasok juga mengalami kenaikan. Salah satu jenis ikan asin yang sebelumnya memiliki harga modal sekitar Rp55 ribu hingga Rp60 ribu, kini meningkat menjadi sekitar Rp75 ribu hingga Rp80 ribu.

Kondisi tersebut membuat pedagang harus menyesuaikan harga jual di tengah perubahan pasokan dan harga modal. Pedagang berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga hasil tangkapan nelayan kembali normal dan pasokan ikan asin dapat kembali tersedia dengan harga yang lebih terjangkau. (leni.r)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....