Festival Tabut 2026 Catat Rekor 250 Ribu Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp26 M
- 29 Jun 2026 20:50 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pelaksanaan Festival Tabut 2026 di Provinsi Bengkulu mencatat peningkatan jumlah pengunjung dan nilai perputaran ekonomi dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap salah satu agenda budaya yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN).
Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu mencatat jumlah kunjungan selama pelaksanaan Festival Tabut 2026 mencapai sekitar 250 ribu orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan Festival Tabut 2025 yang berhasil menarik sekitar 210 ribu pengunjung.
Selain peningkatan jumlah kunjungan, nilai perputaran ekonomi selama sepuluh hari pelaksanaan festival juga mengalami kenaikan. Pada tahun ini, nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp26 miliar atau meningkat sekitar Rp4 miliar dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp21 miliar.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Alpha Rizal Fadlan, mengatakan perputaran ekonomi tersebut melibatkan sekitar 235 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Para pelaku UMKM memanfaatkan momentum festival untuk memasarkan berbagai produk kuliner, kerajinan, dan hasil usaha lainnya kepada para pengunjung.
Menurut Alpha, peningkatan kunjungan dan transaksi ekonomi dipengaruhi oleh penyelenggaraan Festival Tabut yang bertepatan dengan masa libur sekolah. Kondisi tersebut mendorong lebih banyak masyarakat memanfaatkan waktu libur untuk berwisata bersama keluarga ke kawasan festival.
Berdasarkan hasil analisis Dinas Pariwisata, setiap pengunjung diperkirakan membelanjakan uang antara Rp30 ribu hingga Rp100 ribu selama mengikuti rangkaian kegiatan Festival Tabut. Harga produk dan makanan yang relatif terjangkau turut mendorong tingginya transaksi di area festival serta memberikan manfaat langsung bagi para pelaku UMKM.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap keberhasilan Festival Tabut 2026 dapat menjadi momentum untuk terus mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Selain meningkatkan perekonomian masyarakat, festival ini juga diharapkan semakin memperkenalkan budaya khas Bengkulu kepada wisatawan dari berbagai daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....