Serapan Beras dan Jagung di Bulog Alami Peningkatan
- 26 Jun 2026 07:06 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Serapan hasil panen petani oleh Perum Bulog di Kabupaten Bengkulu Utara mengalami peningkatan yang signifikan pada musim panen bulan Mei hingga Juni 2026. Jumlah beras yang berhasil diserap meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara serapan jagung juga mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat. Peningkatan tersebut menjadi kabar baik bagi petani karena hasil panen mereka semakin terakomodasi oleh pemerintah.
Di sisi lain, kondisi ini turut memperkuat cadangan pangan pemerintah yang disiapkan. Hal ini untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Kepala Gudang Bulog Bengkulu Utara, Vantho Yudistira, mengatakan pada April 2026 lalu serapan beras petani hanya mencapai 7,7 ton. Namun pada periode Mei hingga Juni 2026, angka tersebut melonjak menjadi 41, 158 ton.
"Pada periode bulan Mei sampai bulan Juni serapan beras kita cukup meninggat. Serapan jagung pun juga ikut meningkat," katanya.
Untuk komoditas jagung, serapan meningkat dari sebelumnya 4,4 ton menjadi 9,6 ton. Tingginya serapan beras dan jagung ini tidak terlepas dari meningkatnya produksi petani pada musim panen kali ini.
Sebagian besar beras yang diserap Bulog berasal dari Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya, yang saat ini menjadi salah satu sentra produksi padi terbesar di Kabupaten Bengkulu Utara. Menurutnya, wilayah tersebut memiliki kontribusi besar dalam mendukung target pengadaan beras pemerintah di daerah.
“Produksi petani di Kelurahan Kemumu tersebut sangat membantu pencapaian target serapan kita. Memang di kelurahan tersebut saat ini hasil panennya sedang meningkat,” ujarnya.
Sementara komoditas jagung, Bulog Bengkulu Utara juga melakukan kerja sama dengan Polres Bengkulu Utara dalam menyerap hasil panen petani. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik sekaligus mendukung target serapan yang telah ditetapkan pemerintah.
Vantho menambahkan, seluruh hasil serapan baik berupa beras maupun jagung saat ini disimpan di gudang Bulog sebagai bagian dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Cadangan tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama ketika terjadi gejolak pasar atau kebutuhan mendesak di masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....