Kasus DBD di Kaur Sudah Capai 24 Kasus

  • 25 Jun 2026 09:17 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pada tahun 2026 ini Dinas Kesehatan, mencatat tidak banyak kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD yang terjadi di Kabupaten Kaur. Terhitung dari bulan Januari hingga bulan juni 2026 baru ada 24 kasus DBD yang terjadi.

Kepala Bidang Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur Sapuan Ilyas mengatakan jumlah Kasus DBD saat ini alami penuruanan yang cukup drastis. Terlebih jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025.

"Kasus DBD di Kaur saat ini sudah ada 24 Kasus. Jumlah ini alami penurunan yang cukup drastis ya," ujarnya.

Sapaun menyebut menurunya kasus DBD di Kabupaten Kaur bukan merupakan faktor cuaca yakni musin panas. Namun hal ini merupakan keberhasikan dari Dinas Kesehatan melalui puskemas yang terus menggencarkan sosialisasi promkes prilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS kepada masyarakat.

Ia menilai kesadaran masyarakat untuk menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat saat ini sudah cukup tinggi. PHBS ini dinilai merupakan salah satu langkah paling ampuh dalam mencegah penyakit penyakit DBD.

"Ini adalah wujud keberhasilan kita karena terus menggencarkan sosialiasai PHBS kepada masyarakat. Alhamdulillah kesadaran masyarakat cukup tinggi ya," ucapnya.

Kepala Bidang Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur menjelaskan PHBS adalah suatu perilaku yang dapat secara mudah yang bisa diterapkan di lingkungan keluarga. Misalnya dengan penggunaan air bersih, cuci tangan dengan air mengalir serta menggunakan sabun, pembuangan sampah pada tempatnya, penggunaan jamban sehat, pemberantasan jentik nyamuk dengan 3M+, konsumsi buah dan sayur setiap hari, dan juga pelaksanaan aktivitas fisik secara rutin.

Berikut manfaat PHBS untuk pencegahan DBD:

1. Mengurangi Tempat Perindukan Nyamuk

PHBS berfokus pada pencegahan primer DBD dengan cara memusnahkan tempat-tempat penampungan air yang menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, seperti bak mandi, tempat minum hewan peliharaan, dan vas bunga.

2. Meningkatkan Kesadaran dan Pengetahuan

Sosialisasi PHBS dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara-cara mencegah DBD, seperti pentingnya kegiatan 3M Plus dan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

3. Meningkatkan Kualitas Hidup

Dengan menerapkan PHBS, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih, yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup dan kesehatan secara keseluruhan.

4. Mencegah Penyebaran Penyakit

Dengan mengurangi tempat perkembangbiakan nyamuk dan meningkatkan kesadaran untuk berperilaku sehat, PHBS dapat menekan penyebaran penyakit DBD di tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....