Kuota SD Sekolah Rakyat di Kaur Masih Minim, Seleksi Calon Siswa Mulai Dilakukan

  • 22 Jun 2026 13:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, tahapan seleksi calon peserta didik Sekolah Rakyat mulai dilaksanakan setelah proses penjangkauan selesai dilakukan. Khusus di Kabupaten Kaur, jumlah calon siswa jenjang sekolah dasar (SD) yang berhasil dijangkau masih tergolong minim.

Tim Program Keluarga Harapan (PKH) hanya memperoleh delapan calon siswa SD dari data keluarga desil satu dan dua yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial. Sementara itu, jumlah calon siswa yang berhasil dijangkau pada jenjang SMP mencapai 168 orang dan jenjang SMA sebanyak 102 orang.

Secara keseluruhan, jumlah calon siswa yang berhasil dijangkau untuk Sekolah Rakyat Kabupaten Kaur mencapai 277 orang. Angka tersebut tidak jauh berbeda dengan kuota awal yang disiapkan sebanyak 270 siswa untuk seluruh jenjang pendidikan.

Ketua Koordinator Wilayah PKH Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Asih Nurwahyuni, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memperoleh data anak putus sekolah guna memenuhi kuota pada jenjang SD. Data tersebut nantinya akan digunakan untuk menjaring calon siswa tambahan dengan syarat mendapat persetujuan dari orang tua.

Meski jumlah calon siswa yang terjaring hampir memenuhi kuota, seluruh peserta tetap harus mengikuti tahapan seleksi. Proses tersebut dilakukan agar program Sekolah Rakyat benar-benar diberikan kepada anak-anak yang berhak menerima manfaat, terutama dari keluarga miskin dan rentan.

Asih menambahkan, peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan ditetapkan secara resmi sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan. Setelah itu, calon siswa akan memasuki tahapan registrasi ulang sebagai bagian dari proses akhir penerimaan peserta didik.

Pada tahun 2026, Provinsi Bengkulu baru memiliki dua Sekolah Rakyat, yakni Sekolah Rakyat Provinsi Bengkulu dan Sekolah Rakyat Kabupaten Kaur. Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Mukomuko direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....