Masyarakat Diimbau Selalu Waspada Terhadap Penyakit Diare

  • 19 Jun 2026 17:36 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID.Lebong - Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong mencatat pada tahun 2026 ini sudah ada 407 kasus penyakit diare yang terjadi. Jumlah data kasus diare tersebu terhitung dari bulan Januari hingga bulan Juni.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong Hendri mengatakan jumlah kasus penyakit diare ini masih dalam kategori yang tidak mengkhawatirkan. Namun tetap menjadi perhatian bersama, hal ini dikarenakan diare dapat menyerang semua kelompok usia dan berisiko menyebabkan dehidrasi apabila tidak segera ditangani.

“Untuk kasus penyakit diare yang sudah terkadi di Kabupaten kita itu tercatat 407 kasus. Maski jumah kasus ini belum masuk ketegori gawat, kita harus tetap wasapada,” ujarnya.

Sementara ditahun 2025 Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong mencatat ada 846 kasus diare yang terjadi. Jumlah pada tahun 2025 ini dinilai cukup tinggi.

Terdapat 2 faktor yang menyeybabkan penyakit diare muncul. Pertama ialah kurangnya kesadaran akan kebersihan lingkungan sekitar rumah dan yang kedua kualitas air bersih yang buruk.

Maka dari itu, menerapkan pola hidup bersih dan sehat menjadi hal penting dalam menekan angka kejadian diare di tengah masyarakat. Menerapkan pola hidup bersih dan sehat ini dapat dimulai dengan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan atau saat sudah beraktivitas diluar rumah, cukupi kebutuhan cairan tubuh, mengkonsumsi makanan dan minuman yang bersih, menjaga kebersihan toilet, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.

“Penyakit diaere ini harus menjadi perhatian serius, karena penyakit ini bisa menyerang siapun. Untuk mencegah terserang penyakit ini kita bisa dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” katanya.

Jika merasakan gejala-gejala diare seperti perut terasa kembung, kram atau nyeri perut, mual dan rasa tidak nyaman diperut, tidak mampu menahan buang air besar, mual dan muntah,demam san sakit kepala. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan medis.

“Melalui langkah pencegahan dan peningkatan kesadaran dari masyarakat. Kita berharap jumlah kasus diare di Kabupaten Lebong dapat terus ditekan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujar Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....