Kinerja Fiskal Bengkulu Menguat, Pendapatan Negara Tembus Rp1,14 Triliun

  • 18 Jun 2026 19:50 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Bengkulu hingga 31 Mei 2026 menunjukkan kondisi yang tetap terjaga dengan tren yang positif. APBN terus berperan sebagai instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendorong berbagai program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, Mohammad Irfan Surya Wardhana, mengatakan perekonomian Bengkulu masih menunjukkan ketahanan yang baik di tengah berbagai tantangan ekonomi global. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada Triwulan I 2026 yang mencapai 4,72 persen secara tahunan (year on year).

“Pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga dan inflasi yang terkendali menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat Bengkulu masih berjalan dengan baik. Kondisi ini menjadi modal penting dalam menjaga optimisme dan keberlanjutan pembangunan daerah,” ujar Irfan, Kamis 18 Juni 2026.

Dari sisi penerimaan negara, hingga akhir Mei 2026 realisasi pendapatan negara di Bengkulu mencapai Rp1,14 triliun. Angka tersebut tumbuh 18,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Irfan, pertumbuhan pendapatan negara didorong oleh meningkatnya penerimaan perpajakan yang sejalan dengan membaiknya aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha. Selain itu, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga tetap terjaga dengan capaian sebesar Rp209,14 miliar.

Sementara itu, realisasi Belanja Negara hingga Mei 2026 mencapai Rp5,89 triliun atau tumbuh 8,07 persen secara tahunan. Belanja pemerintah terus diakselerasi untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung berbagai program prioritas nasional dan daerah.

“Setiap rupiah dari APBN harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu pemerintah terus memastikan belanja negara dikelola secara akuntabel, efektif, dan tepat sasaran,” katanya.

Salah satu bentuk dukungan APBN terhadap sektor pendidikan terlihat dari penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) ASN Daerah yang dilakukan langsung dari Kas Negara ke rekening masing-masing guru. Hingga Mei 2026, total penyaluran TPG di Bengkulu telah mencapai Rp389,21 miliar.

Selain pendidikan, pemerintah juga terus memperkuat program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Juni 2026, realisasi program tersebut mencapai Rp247,36 miliar dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 348.071 orang.

Irfan menjelaskan bahwa berbagai proyek infrastruktur strategis juga terus berjalan di sejumlah wilayah Bengkulu. Pembangunan sekolah rakyat, penataan kawasan wisata, dan peningkatan jaringan irigasi menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas, ketahanan pangan, dan ekonomi lokal.

Di bidang pengawasan, kinerja kepabeanan dan cukai turut menunjukkan hasil yang positif. Hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 97 kasus penindakan kepabeanan dan cukai atau meningkat 40,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Peningkatan pengawasan ini bertujuan melindungi masyarakat sekaligus menjaga penerimaan negara. Dari berbagai penindakan tersebut, potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp858,2 juta,” tutur Irfan.

Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu juga menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas melalui nilai Profesional, Akuntabel, Cepat, Amanah, dan Kolaboratif (PACAK). Masyarakat serta para mitra kerja diharapkan turut mendukung upaya tersebut dengan melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran atau benturan kepentingan.

Irfan optimis pengelolaan APBN yang responsif dan berkelanjutan akan terus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Bengkulu. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....