GANN Soroti Pentingnya Perlindungan Anak dari Pekerjaan dan Pengaruh Negatif
- 17 Jun 2026 10:28 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Sekretaris Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANN), Leo Fatly Bakti, mengatakan bahwa anak-anak yang berusia di bawah 18 tahun sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan masih berada pada masa yang seharusnya digunakan untuk belajar, bermain, dan mengembangkan potensi diri. Menurutnya, masa anak-anak merupakan periode yang sangat penting dalam pembentukan karakter, peningkatan pengetahuan, serta pengembangan keterampilan yang akan menjadi bekal mereka dalam menghadapi kehidupan di masa depan.
Leo menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya secara optimal. Oleh sebab itu, seluruh pihak diharapkan dapat memberikan perhatian lebih terhadap pemenuhan hak-hak anak agar mereka mampu berkembang menjadi generasi yang berkualitas dan berdaya saing.
Ia menyayangkan masih adanya anak-anak yang harus bekerja untuk membantu perekonomian keluarga di usia yang seharusnya digunakan untuk menempuh pendidikan. Beberapa di antaranya bahkan harus menjual kue keliling kompleks, mengangkut barang di pasar, maupun membantu pekerjaan bertani di ladang untuk menambah penghasilan keluarga.
Menurut Leo, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena anak-anak memiliki potensi besar yang harus dikembangkan melalui pendidikan dan pembinaan yang tepat. Kesempatan belajar yang baik akan memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan serta meraih masa depan yang lebih baik.
Selain persoalan pekerja anak, Leo juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas anak di luar rumah. Ia menilai anak-anak yang terlalu sering berada di luar rumah tanpa pendampingan dan pengawasan berisiko terpapar berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu proses tumbuh kembang mereka.
Risiko tersebut antara lain pergaulan yang salah, penyalahgunaan narkoba, hingga berbagai bentuk kenakalan remaja dan kenakalan anak yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pengawasan, bimbingan, serta pendidikan moral kepada anak sejak usia dini.
Leo mengajak pemerintah, orang tua, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap perlindungan anak serta pencegahan penyalahgunaan narkoba. Melalui kerja sama yang baik, ia berharap generasi muda Indonesia, khususnya di Bengkulu, dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berprestasi, dan memiliki akhlak yang baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....