Gubernur Minta SPMB SMA/SMK Lebih Transparan, Skor Seleksi Harus Dibuka

  • 11 Jun 2026 13:25 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan meminta pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA, SMK, dan SLB Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menekankan pentingnya transparansi dalam seluruh tahapan seleksi agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Helmi Hasan saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan SPMB Tingkat SMA/SMK Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang digelar secara hybrid di Ruang Pola Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu. Kegiatan tersebut diikuti unsur kepolisian, kejaksaan, serta seluruh kepala SMA dan SMK negeri se-Provinsi Bengkulu pada Rabu, 10 Juni 2026.

Menurut Helmi, pengalaman pelaksanaan penerimaan murid baru pada tahun sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi agar pelayanan pendidikan semakin baik. Pemerintah Provinsi Bengkulu ingin memastikan seluruh proses seleksi berlangsung secara objektif, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Gubernur adalah keterbukaan hasil penilaian peserta. Ia meminta seluruh sekolah menampilkan skor hasil seleksi secara terbuka agar masyarakat dapat mengetahui dasar penetapan peserta yang dinyatakan lolos.

Helmi menilai keterbukaan informasi akan meminimalkan kesalahpahaman dan mencegah munculnya dugaan ketidakadilan dalam proses penerimaan murid baru. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan SPMB dapat terus terjaga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, menjelaskan antrean layanan SPMB yang terjadi belakangan ini sebagian besar dipicu oleh banyaknya calon murid yang lupa kata sandi setelah melakukan perubahan akun. Kondisi tersebut menyebabkan peserta harus meminta bantuan untuk melakukan reset akun agar dapat kembali mengakses sistem pendaftaran.

Sebagai solusi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu telah menyediakan layanan pemulihan akun secara daring melalui surat elektronik. Selain itu, ke depan pihaknya juga akan memberikan akses terbatas kepada admin sekolah agar proses reset kata sandi dapat dilakukan lebih cepat dan mempermudah pelayanan kepada calon murid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....