Petani Beharap Pasokan Pupuk selalu tersedia saat Musim Tanam Kedua
- 10 Jun 2026 17:09 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Pada musim panen padi perdana tahun 2026 di kawasan Persawahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, harga jual gabah padi kering terpantau masih stabil. Yakni diharga Rp6.500 per kilogram.
Salah seorang petani di Kelurahan Kemumu, Sarman mengatakan harga jual gabah saat inisesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kondisi ini memberikan harapan positif bagi para petani.
"Untuk harga jual gabah sekarang Rp6.000 per kilogram. Harga ini lumayan juga untuk kita para petani," katanya.
Sarman menyenut hasil panen yang diperoleh oleh petani setiap tahunnya tidak selalu stabil. Namun pada musim panen saat ini serangan hama cukup minim.
Sehingga membuat hasil panen padi petani alami peningkatan. Jika dibandingkan dengan musim panen sebelumnya, hasil panen petani banyak terserang hama.
"Tahun ini hamanya sedikit, bahkan hama tikus tidak ada. Hama tikus ini lah yang paling banyak bikin petani rugi, karena dampaknya snagat besar terhadap tanan padi," ujarnya.
Petani juga menyebut pada tahun ini ketersedian pupuk, khusunya pupuk subsidi juga masih aman. Namun petani berharap pemerintah dapat terus menjamin ketersedian pupuk untuk petani.
Terutama saat memasuki musim tanam kedua nantinya. Sehingga proses penanaman padi berjalan dengan lancar dan produksi padi terus meningkat.
"Harapan kami saat musim tanam kedua nanti pasokan pupuk dapat terus tersedia. Sehingga nanti kami tidak kesulitan untuk mendapatkan pupuk, karena padi ni kalau sudah ditanam harus segera diberi pupuk," ucapnya.
Petani memiliki peran penting dalam menjaga ketersedian pangan,khususnya beras sebagai kebutuhan pokok masyarakat.
Maka dari itu Pemerintah Daerah terus melakukan berbagai upaya untuk menunjang fasilitas pertanian dan meningkatkan hasil panen petani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....