Pemkab Rejang Lebong Sukses Gelar Anugerah Desa Wisata Tahun 2026
- 08 Jun 2026 18:29 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Rejang Lebong - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menggelar Anugerah Desa Wisata Tingkat Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran logo baru bertajuk “Rejang Lebong Bahagia dan Istimewa”, Senin, 8 Januari 2026. Kegiatan ini juga menjadi ajang ramah tamah antara pemerintah daerah, pengelola desa wisata, pelaku UMKM, dan insan pers dalam memperkuat kolaborasi pengembangan pariwisata.
Acara tersebut menjadi puncak rangkaian lomba desa dan kelurahan wisata yang telah berlangsung sejak 23 Januari hingga 30 April 2026. Mengusung tema “Meningkatkan Potensi Desa Wisata Berkembang Bersama UMKM Desa Tersebar Melalui Media Cetak dan Digital”, kegiatan ini menegaskan pentingnya promosi wisata yang adaptif di era modern.
Sejumlah unsur Forkopimda, perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, komunitas pariwisata, Pokdarwis, pengelola destinasi wisata, hingga pelaku UMKM turut hadir dalam acara tersebut. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan komitmen bersama dalam mengangkat potensi wisata dan budaya yang dimiliki Kabupaten Rejang Lebong.
Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri, yang mewakili pemerintah daerah dalam peluncuran logo, menyampaikan bahwa identitas baru tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan citra daerah. Menurutnya, slogan “Bahagia dan Istimewa” diharapkan mampu memperkuat posisi Rejang Lebong sebagai destinasi wisata unggulan di Provinsi Bengkulu bahkan di tingkat nasional.
Ia menambahkan bahwa branding yang kuat tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi wisata, tetapi juga menjadi pendukung berbagai program pembangunan daerah. Dengan identitas yang lebih mudah dikenali, pemerintah optimistis daya tarik Rejang Lebong akan semakin meningkat di mata wisatawan dan investor.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Riki Irawan, mengungkapkan bahwa Anugerah Desa Wisata 2026 diikuti oleh 16 desa dari berbagai wilayah. Seluruh peserta dinilai langsung oleh tim juri profesional berdasarkan potensi wisata, inovasi, serta keterlibatan masyarakat dalam pengelolaannya.
Program ini dirancang untuk mendorong desa-desa agar lebih kreatif dalam mengembangkan wisata berbasis budaya lokal dan produk unggulan UMKM. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, langkah tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.
Pada ajang tersebut desa Barumanis menjadi juara pertama desa wisata. Semetara desa Sumber Rejo Transad dan desa Duku Ulu menjadi juara kedua dan ketiga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....