Festival Tabut 2026 Ditargetkan Sedot 250 Ribu Pengunjung dan Putar Ekonomi Rp25 M
- 08 Jun 2026 13:49 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar rapat finalisasi persiapan Festival Tabut 2026 guna memastikan gelaran kebudayaan akbar tersebut berjalan dengan sukses dan lancar. Pertemuan penting ini dilangsungkan di Ruang Pola Aula Merah Putih yang berada di lingkungan Kantor Gubernur Bengkulu pada Senin, 8 Juni 2026.
Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. Selain itu, hadir pula jajaran OPD terkait, perwakilan Forkopimda Provinsi Bengkulu, serta pihak penyelenggara acara atau event organizer.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar, memaparkan presentasi kesiapan dokumen dan konsep acara. Pihak Dinas Pariwisata mengestimasikan jumlah pengunjung yang akan memadati festival tahun ini mencapai angka 250 ribu orang.
Target ratusan ribu pengunjung tersebut diproyeksikan mencakup rentang usia penonton mulai dari 10 hingga 65 tahun. Komposisi wisatawan tidak hanya mengandalkan pergerakan turis domestik, melainkan juga membidik kunjungan turis luar negeri.
Selain memikat wisatawan, Murlin menyampaikan bahwa estimasi perputaran ekonomi selama Festival Tabut 2026 diperkirakan menyentuh angka Rp25 miliar. Perputaran uang yang masif tersebut diharapkan dapat langsung memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM setempat.
Angka estimasi puluhan miliar tersebut didapatkan melalui perhitungan matang yang dilakukan oleh pihak Dinas Pariwisata. Asumsi ini dibangun dengan target transaksi belanja masyarakat minimal berada di kisaran Rp100 ribu per orang selama festival berlangsung.
Festival Tabut sendiri berhasil mempertahankan prestasinya dengan kembali masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat bersinergi agar acara berskala nasional ini terselenggara dengan sebaik mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....