BRMP Bengkulu Kawal Gerakan Tanam Serentak di Bengkulu Tengah
- 22 Mei 2026 20:25 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Tengah - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu bersama Tim Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu menggelar Gerakan Tanam Serentak di Kabupaten Bengkulu Tengah, Jumat 22 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Kementerian Pertanian RI melalui optimalisasi lahan produktif.
Gerakan tanam dipusatkan di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah dengan target luas tanam mencapai 30 hektare. Kegiatan diawali dengan arahan dari BPPSDMP melalui Idha Widi Asanti yang menekankan pentingnya percepatan masa tanam sebagai langkah strategis menuju swasembada pangan berkelanjutan.
Usai arahan, peserta langsung melaksanakan aksi tanam serentak di lahan pertanian dan dilanjutkan dengan temu lapang di Desa Dusun Baru, Kecamatan Karang Tinggi. Temu lapang tersebut dilakukan untuk memastikan penerapan teknologi modernisasi pertanian berjalan efektif di tingkat petani.
Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu Andi M. Idil Fitri menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari target nasional seluas 50 ribu hektare. Sementara untuk Provinsi Bengkulu ditargetkan 641 hektare dan Kabupaten Bengkulu Tengah mendapat target 30 hektare.
"Kita mengapresiasi kesiapan penyuluh pertanian di Bengkulu Tengah yang dinilai telah bekerja maksimal. Terus kita dukung pelaksanaan program percepatan tanam agar daerah dapat swasembada pangan," tuturnya.
Sementara itu Asisten Daerah II Kabupaten Bengkulu Tengah Nurul Iwan Setiawan menegaskan pentingnya dukungan pembangunan irigasi milik petani. Hal ini guna mencegah alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan sawit sekaligus meningkatkan luas tanam padi di daerah tersebut.
Selin itu, Penanggung Jawab Brigade Pangan Provinsi Bengkulu Inneke Kusumawati menyoroti perlunya sinkronisasi data luas tambah tanam (LTT) agar sesuai antara e-pusluh dan SKA. Ia juga menekankan pentingnya usulan alat dan mesin pertanian yang benar-benar sesuai kebutuhan lapangan.
Kepala BRMP Bengkulu Shannora Yuliasari menegaskan target 30 hektare di Bengkulu Tengah harus tercapai sesuai arahan Menteri Pertanian. Menurutnya, produktivitas hingga 10 ton per hektare dapat diwujudkan melalui penerapan teknologi pertanian modern.
Selain itu, BRMP Bengkulu juga mendapat tugas tambahan melakukan verifikasi program bantuan pemerintah yang wajib ditandatangani kepala dinas pertanian setempat. Dalam waktu dekat, BRMP juga akan menggelar bimbingan teknis daring program PM-AAS.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah Helmi Yuliandri mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, seperti keterbatasan alat mesin pertanian dan belum optimalnya ketersediaan air irigasi. Ia pun meminta para penyuluh segera mendata titik-titik irigasi rusak agar dapat diusulkan perbaikannya ke Balai Wilayah Sungai guna mendukung peningkatan produksi pangan di Bengkulu Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....