Lima Program Prioritas Kemendukbangga Perkuat Kualitas SDM Indonesia
- 21 Mei 2026 21:33 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kemendukbangga/BKKBN terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui lima program prioritas unggulan. Program tersebut dijalankan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Regulasi tersebut menjadi dasar pelaksanaan pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, dan program keluarga berencana di Indonesia. Melalui kebijakan itu, pemerintah menargetkan terwujudnya keluarga berkualitas guna mendukung lahirnya generasi sehat dan unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhir Setiawan mengatakan lima program prioritas tersebut menyasar langsung kebutuhan masyarakat mulai dari keluarga, remaja, calon pengantin hingga percepatan penurunan stunting. Salah satu program unggulan yang terus diperkuat yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
“Genting menjadi strategi gotong royong nasional dengan melibatkan berbagai pihak untuk membantu keluarga berisiko stunting melalui bantuan nutrisi, pendampingan, hingga edukasi kesehatan keluarga,” kata Zamhir kepada awak media di Bengkulu, Kamis (21/5/2026).
Ia menyebutkan di Provinsi Bengkulu saat ini terdapat sekitar 56.851 keluarga berisiko stunting yang tersebar di 10 kabupaten dan kota. Selain Genting, pemerintah juga mengembangkan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) guna membantu orang tua pekerja agar anak tetap mendapatkan pola pengasuhan yang baik dan mendukung tumbuh kembang optimal.
Kemendukbangga juga meluncurkan program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) untuk mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak dan pembangunan keluarga. Menurut Zamhir, program ini penting mengingat Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat fatherless tertinggi di dunia, di mana sekitar 25 persen anak tumbuh tanpa peran ayah.
Selain itu, pemerintah menjalankan program Lansia Berdaya atau SIDAYA untuk meningkatkan kualitas hidup lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif. Sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) kelompok 3B yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas SDM melalui pemenuhan gizi keluarga dan percepatan penurunan stunting.
Zamhir berharap seluruh program prioritas tersebut dapat memperkuat pembangunan keluarga Indonesia sebagai fondasi utama menciptakan SDM unggul dan berkarakter. “Kualitas SDM dimulai dari keluarga. Ketika keluarga kuat, maka bangsa juga akan semakin kuat,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....