Rakerprov Taekwondo Bengkulu Perkuat Organisasi dan Bina Atlet Berprestasii

  • 19 Jul 2026 19:51 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Bengkulu menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 di Aula Kantor KONI Provinsi Bengkulu, Minggu, 19 Juni 2026.

Forum tersebut menghasilkan sejumlah program prioritas untuk memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan pembinaan atlet menuju prestasi nasional.

Rakerprov diikuti sekitar 20 perwakilan pengurus Taekwondo Indonesia dari kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Kegiatan itu dihadiri Ketua Umum Pengprov TI Bengkulu Sri Astuti, S.Pd., SD., Ketua Harian KONI Provinsi Bengkulu Dali Sukma, Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Provinsi Bengkulu Affan Setiawan, serta jajaran pengurus Pengprov TI Bengkulu.

Ketua Umum Pengprov TI Bengkulu, Sri Astuti, menegaskan organisasi yang solid merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet berprestasi. Karena itu, seluruh pengurus dan insan taekwondo diminta menjaga persatuan, disiplin, serta menjalankan organisasi sesuai aturan yang berlaku.

"Organisasi yang solid merupakan modal utama untuk membangun prestasi. Karena itu, kita harus mengedepankan persatuan, disiplin, dan menjalankan organisasi sesuai aturan yang berlaku," ujar Sri Astuti.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet berbasis data dan penerapan sport science agar proses latihan lebih terukur dan mampu meningkatkan daya saing atlet Bengkulu pada tingkat nasional hingga internasional. Selain itu, pelatih dan pengurus diminta menjadi teladan serta memiliki semangat pengabdian dalam membina atlet.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Provinsi Bengkulu, Dali Sukma, mengatakan KONI terus melakukan pembenahan organisasi dan sistem pembinaan olahraga untuk mendongkrak prestasi daerah. Salah satu target yang dicanangkan yakni pemberian penghargaan sebesar Rp1 miliar bagi atlet Bengkulu yang berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Rakerprov juga menyepakati sejumlah program prioritas, meliputi penguatan pembinaan atlet berbasis data dan sport science, peningkatan tata kelola organisasi, pembenahan sistem ujian kenaikan tingkat, serta standarisasi penyelenggaraan kejuaraan di Bengkulu.

"Seluruh pengurus kabupaten dan kota diharapkan segera menindaklanjuti hasil rapat melalui penyusunan program kerja di daerah masing-masing agar pembinaan atlet berjalan selaras hingga tingkat bawah," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....