54 Warga Bengkulu Utara Dapat Bantuan Biaya Pendampingan Medis
- 16 Mei 2026 21:01 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus menunjukkan kepedulian terhadap kelompok rentan. Melalui program bantuan biaya pendampingan medis, lansia dan penyandang disabilitas kini menjadi prioritas utama penerima manfaat.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Bengkulu Utara, Yulius Saputra, mengatakan ada 54 warga di Kabupaten Bengkulu Utara telah menerima bantuan biaya pendampingan medis. Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan pendampingan saat menjalani perawatan, baik di dalam maupun di luar daerah.
"Kita ada yang namanya program bantuan biaya pendampingan medis. Ada 54 warga Bengkulu Utara yang terdata menerima bantuan ini," katanya.
Dari total penerima bantuan, 13 pasien menjalani perawatan di luar Provinsi Bengkulu. Rata-rata untuk pasien luar Provinsi melakukan perawatan Palembang dan Jakarta.
Sementara 26 pasien dirawat di Wilayah Provinsi Bengkulu. Sedangkan 15 pasien lainnya di rumah sakit daerah setempat.
"Dari 54 warga yang emndapatkan bantuan ini ada yang dirawat di luar Provinsi Bengkulu. Serta ada juga yang di Kota Bengkulu dan ada juga di Kabupaten masing-masing," ucapnya.
Total anggaran yang telah direalisasikan mencapai 104 juta rupiah. Dengan besaran bantuan berkisar antara 1 juta rupiah hingga 5 juta rupiah per pasien, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
"Program ini menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan secara intensif," ujarnya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Dinas Sosial melakukan penyesuaian terhadap penyaluran bantuan. Untuk penerima manfaat diprioritaskan bagi kelompok rentan, khususnya lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Kebijakan ini diambil agar bantuan yang tersedia dapat lebih tepat sasaran. Serta dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan perhatian dan penanganan intensif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....