Ketua DPD RI Sultan Dorong Jeruk Rejang Lebong untuk Dukung Program MBG

  • 12 Mei 2026 20:06 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Rejang Lebong - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dr. (Hc) Sultan B. Najamuddin mendorong hasil pertanian Kabupaten Rejang Lebong diserap maksimal guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat.

Salah satu komoditas unggulan yang dinilai potensial ialah buah jeruk dari wilayah setempat.

Hal itu disampaikan Sultan saat meninjau perkebunan jeruk di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Senin (11/5/2026).

Kunjungan kerja ke kawasan kaki Gunung Api Bukit Kaba tersebut dilakukan Sultan untuk menyerap aspirasi petani sekaligus melihat langsung kondisi pertanian di lapangan.

Menurut Sultan, para petani berharap hasil panen lokal dapat diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dapur program MBG di daerah sekitar.

"Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian pasar serta menjaga stabilitas harga jual hasil pertanian," ujannya.

Senator dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini menegaskan, produksi pertanian daerah perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Sebagai Ketua DPD RI, Sultan berkomitmen membawa aspirasi para petani ke tingkat nasional agar unit pelayanan MBG memprioritaskan komoditas lokal.

“Produksi pertanian seperti ini harus diperhatikan pusat. Kami ingin dapur MBG menerima hasil pertanian daerah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Sementara itu, petani jeruk Desa Sumber Urip, Sabar (45), menyambut baik dorongan tersebut. Ia berharap pemerintah turut membantu menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian.

Dikatakan Sabar, dari lahan seluas tiga perempat hektare dengan sekitar 300 batang jeruk, ia mampu menghasilkan sekitar 18 ton buah dalam satu musim panen. Jeruk tersebut dijual dengan harga Rp10 ribu per kilogram.

"Diharapkan program MBG nantinya benar-benar dapat menyerap hasil pertanian lokal sehingga petani memiliki jaminan pasar dan pendapatan yang lebih stabil," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....