Amblas Lagi, Jalan Desa Serangai Hampir Putus

  • 12 Mei 2026 13:09 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Jalan non status di Desa Serangai, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, kembali kembali amblas pada Senin 11 Mei 2026 . Kondisi badan jalan utama di wilayah pesisir tersebut kini nyaris putus total.

Pjs Kepala Desa Serangai, Sabilullah menjelaskan Jalan tersebut sebelumnya memang sudah mengalami amblas akibat diterjang ombak hingga abrasi menggerus sebagian badan jalan. Pemerintah daerahpun telah melakukan penanganan awal dengan memasang batu susun di bibir pantai guna menahan abrasi.

“Sebelumnya jalan ini memang sudah pernah amblas. Tapi karena beberapa minggu terakhir hujan hujan terus amblas susulan terjadi dan kondisinya semakin parah,” katanya.

Jalan Desa Serangai yang amblas ini sudah lebih dari setengah badan jalan. Kondisi ini akan mengancam keselamatan masyarakat yang melintas di jalan tersebut.

Selain itu jika tidak segera ditindaklanjuti oleh pemerintah, jalan tersebut terancam putus total dalam waktu dekat. Hal ini tentu akan memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat Desa Serangai dan sekitarnya.

“Sebelumnya sempat ditangani dengan pemasangan batu susun untuk menahan abrasi, namun amblas lagi akibat curah hujan tinggi. Kondisinya jauh lebih parah dan sudah nyaris putus,” ucapnya.

Pjs Kepala Desa Serangai menyebut jalan non status tersebut merupakan akses vital bagi warga Desa Serangai dan Desa sekitar untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Mulai dari bekerja, sekolah, distribusi kebutuhan pokok, serta mengangkut hasil bumi warga seperti hasil perkebunan dan hasil laut. Karena itu, kerusakan jalan bukan hanya persoalan infrastruktur saja, melainkan juga menyangkut kelangsungan ekonomi masyarakat.

“Tidak mungkin jika ingin ke Kota Bengkulu atau Kota Arga Makmur ataupun ke desa tetangga warga harus lewat Ketahun dan batik Nau dulu. Tentu ini memakan waktu yang lama,” ujarnya.

Kalau sampai putus total, bukan hanya aktivitas warga yang terganggu, tetapi perekonomian desa juga akan terdampak besar,” tegasnya.

Pemerintah Desa Serangai berharap Pemerintah Daerah maupun instansi terkait dapat segera mengambil langkah cepat melalui perbaikan permanen. Hal ini dikarenkan penanganan darurat saja tidak cukup jika tidak disertai solusi jangka panjang untuk mengamankan jalur pesisir dari ancaman cuaca ekstrem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....