PTP Nonpetikemas Bengkulu Perdana Operasikan Layanan Drop Tank untuk Curah Cair

  • 08 Mei 2026 15:54 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu — PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Bengkulu untuk pertama kalinya mengoperasikan layanan drop tank untuk kegiatan bongkar muat curah cair di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu (8/5).

Kegiatan perdana ini ditandai dengan pemuatan (loading) perdana komoditas PFAD (Palm Fatty Acid Distillate) menggunakan metode drop tank dengan kapal MT. SILKROAD 06 tujuan Jakarta.

Kapal MT. SILKROAD 06 tiba di Bengkulu pada 6 Mei 2026 dan sandar pada 7 Mei 2026 pukul 11.00 WIB. Proses pemuatan direncanakan berlangsung pada 7 hingga 11 Mei 2026 dengan melibatkan PT Olein Sawit Lestari selaku Shipper.

Kegiatan ini menjadi momentum penting karena merupakan implementasi perdana metode drop tank di Bengkulu untuk penanganan kargo curah cair. Dimana sistem ini digunakan sebagai media transit muatan dari truk sebelum dipompa ke kapal sehingga proses operasional menjadi lebih efektif, cepat, dan terkontrol.

Manajemen PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu menjelaskan bahwa penerapan metode drop tank ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menjawab tantangan operasional, khususnya dalam meningkatkan kecepatan dan efisiensi proses muat kargo curah cair.

"Dengan sistem ini, proses bongkar dari truk menuju media transit (drop tank) dapat dilakukan secara simultan sebelum selanjutnya dipompa ke kapal, sehingga waktu layanan menjadi lebih optimal," ungkap Mochammad Choiron Yusuf selaku Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu, dalam keterangan nya.

Foto : Kapal pengangkut curah cair.

Menurutnya, kegiatan perdana ini menjadi tonggak penting bagi kami dalam menghadirkan layanan yang lebih efektif dan efisien.

"Dengan dukungan peralatan seperti pompa dan sistem distribusi yang terintegrasi, proses pemuatan PFAD dapat dilakukan lebih cepat, sekaligus tetap mengedepankan aspek keselamatan dan lingkungan.” katanya.

Ia menjelaskan, selain meningkatkan kinerja operasional, penerapan metode ini juga meningkatkan implementasi aspek HSSE (Health, Safety, Security, & Environment). Apalagi sistem yang lebih tertutup dan terkontrol mampu meminimalisir potensi tumpahan serta menjaga kebersihan lingkungan pelabuhan.

Terlebih lagi seiring dengan meningkatnya arus distribusi komoditas turunan kelapa sawit dari wilayah Bengkulu, PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu akan terus mendorong inovasi layanan guna mendukung kelancaran logistik nasional. Belum lagi implementasi drop tank ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan sistem operasional yang lebih modern dan berdaya saing di Pelabuhan Pulau Baai.

"PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan peningkatan layanan secara berkelanjutan serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan pelabuhan yang andal, efisien, dan berwawasan lingkungan," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....