Harga Bahan Pokok Bertahan Tinggi di Bengkulu

  • 05 Mei 2026 14:42 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Menjelang Iduladha, harga bahan pokok di Kota Bengkulu terpantau masih bertahan tinggi dan belum menunjukkan penurunan signifikan. Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Pantauan di Pasar Minggu Bengkulu menunjukkan harga cabai merah keriting berada di kisaran Rp30.000–Rp50.000 per kilogram dengan kualitas yang beragam. Sementara itu, telur dijual Rp50.000–Rp60.000 per karpet, minyak goreng berada di kisaran Rp17.000–Rp23.000 per liter, gula pasir sekitar Rp16.000–Rp18.000 per kilogram, serta beras medium di kisaran Rp15.000–Rp17.000 per kilogram.

Selain itu, harga bahan pokok lainnya seperti daging ayam ras juga masih tergolong tinggi, yakni berkisar Rp38.000–Rp45.000 per kilogram. Kondisi ini menunjukkan sebagian besar kebutuhan pokok masyarakat belum mengalami penurunan harga di pasaran.

Salah seorang pedagang, Nisnaini mengatakan bahwa, harga sejumlah kebutuhan pokok hingga saat ini masih relatif tinggi dibandingkan kondisi normal. Ia menilai kondisi ini dipengaruhi oleh pasokan yang belum sepenuhnya stabil di pasaran.

"Harga bahan pokok seperti cabai, telur, minyak, gula, dan beras masih bertahan tinggi, belum ada penurunan berarti. Biasanya harga baru berubah jika pasokan mulai lancar," ujarnya, Selasa 24 April 2026.

Pedagang lainnya, Hendra Gun mengatakan bahwa, kondisi harga yang masih tinggi cukup memengaruhi aktivitas jual beli di pasar. Menurutnya, sebagian pembeli mulai mengurangi jumlah belanja karena menyesuaikan pengeluaran.

“Menurut kami harga bahan pokok saat ini masih tinggi dan mulai terasa bagi pembeli. Kami berharap ke depan harga bisa turun agar penjualan kembali normal,” ujarnya.

Meski demikian, aktivitas di Bengkulu tetap terlihat ramai dengan lalu lalang pembeli sejak pagi hari. Para pedagang berharap kondisi harga segera membaik agar daya beli masyarakat kembali stabil. Reyhan

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....