Bapenda Bengkulu Tegaskan Penataan Parkir Zona 6

  • 04 Mei 2026 14:55 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, Noni Yuliesti, menegaskan upaya penataan ulang sektor perparkiran sebagai langkah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya di kawasan Zona 6 Pasar Panorama. Pernyataan itu disampaikan dalam hearing bersama para juru parkir di Kantor DPRD Kota Bengkulu.

Dalam pertemuan tersebut, Noni menyebut proses penataan dilakukan dengan pendampingan Aparat Penegak Hukum (APH), yakni dari Kejaksaan Negeri dan Polresta Bengkulu. Menurutnya, pendampingan ini penting untuk memastikan pengelolaan parkir berjalan sesuai aturan dan menghindari praktik di luar ketentuan.

“Pesan dari Kajari dan Kapolres jelas. Penataan harus dilakukan dengan baik dan tidak melanggar hukum,” kata Noni, Senin 4 Mei 2026.

Ia menjelaskan, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) PAD. Terkait keluhan jukir soal atribut kerja, Noni mengatakan saat ini belum tersedia anggaran dalam APBD, namun, pihaknya sedang mengkaji kemungkinan dukungan melalui program CSR perbankan.

“Untuk seragam masih dikaji. Sementara karcis tersedia, tapi banyak jukir belum memperpanjang SPT atau belum mengembalikan bonggol karcis lama,” ujarnya.

Noni juga mengingatkan agar seluruh jukir tidak menyerahkan setoran kepada pihak mana pun di luar mekanisme resmi. Ia menegaskan setoran parkir harus langsung masuk ke rekening Bapenda atau Kas Daerah.

“Tidak boleh ada setoran ke pihak lain. Semua harus langsung ke Kas Daerah, Itu lebih aman dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Di lapangan, penataan dilakukan dengan menyusun ulang titik parkir, khususnya di Jalan Kedondong dan Jalan Belimbing, ukuran titik parkir diseragamkan menjadi 15 meter guna memudahkan pengawasan. Terkait target setoran, Noni menyebut perhitungan didasarkan pada tarif terbaru, yakni Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp3.000 untuk mobil.

“Kami bandingkan dengan titik lain yang mampu setor tanpa tunggakan. Tetapi tetap fleksibel, jika keberatan akan dilakukan pengecekan langsung di lapangan,” tuturnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....