Realisasi Dana Desa di Bengkulu Capai Rp69,7 Miliar
- 28 Apr 2026 20:11 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, M. Irfan Surya Wardana, menjelaskan alokasi dana desa tahun 2026 mencapai Rp372 miliar, yang dikelola langsung oleh pemerintah desa. Dari total 1.341 desa di Provinsi Bengkulu, hingga 27 April 2026, dana desa sudah disalurkan ke 563 desa dengan nilai mencapai Rp69,7 miliar.
Kabupaten Mukomuko tercatat sebagai realisasi tertinggi dengan 43,94 persen, diikuti Kepahiang 34,94 persen, dan Kaur 3,03 persen. Namun, dua kabupaten hingga kini belum mencairkan dana sama sekali, yaitu Kabupaten Rejang Lebong untuk 122 desa dan Kabupaten Lebong untuk 93 desa.
Irfan menegaskan, batas waktu pengajuan dokumen persyaratan dana desa masih hingga pertengahan Juni 2026, sehingga masih tersisa sekitar 1,5 bulan bagi desa yang belum mengajukan. Adapun kendala utama berasal dari sisi administrasi, termasuk APBDes yang belum selesai disahkan melalui musyawarah desa.
Selain itu, beberapa desa saat ini sedang dalam proses pergantian kepala desa. Namun Irfan meminta agar roda pemerintahan desa tetap harus berjalan, sehingga pencairan dana tetap perlu diupayakan agar pembangunan desa dapat dirasakan masyarakat.
Ia menambahkan, tahun ini sebagian dana tidak langsung dikelola desa, seperti rata-rata hampir Rp1 miliar per desa pada tahun sebelumnya. Karena pemerintah pusat menempatkannya untuk mendukung pembentukan dan operasional Koperasi Desa Merah Putih.
Irfan berharap seluruh desa segera menuntaskan dokumen persyaratan agar dana desa dapat tersalurkan tepat waktu. Dana ini diharapkan dimanfaatkan maksimal untuk pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat, termasuk pengembangan Koperasi Desa Merah Putih untuk mendukung ekonomi lokal.
"Dana Desa diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik. Juga tentunya mengentaskan kemiskinan ekstrem, dan meningkatkan kualitas hidup di desa melalui pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat," tuturnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....