Disiplin Finansial Berbuah Hasil, Hutama Karya Lampaui Target Laba
- 28 Apr 2026 08:00 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) mencatat kinerja positif pada Triwulan I 2026 dengan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp464 miliar. Capaian ini melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp269 miliar atau setara 172,49 persen.
Kinerja tersebut ditopang oleh disiplin pengendalian biaya serta penguatan segmen pengoperasian jalan tol di tengah tekanan dinamika ekonomi global. Evaluasi capaian sekaligus penyelarasan strategi dilakukan melalui Rapat Koordinasi Bulanan pada 21 April 2026 di Jakarta.
Dua sektor utama menjadi penopang laba perusahaan. Segmen pengoperasian jalan tol menyumbang Earning After Tax (EAT) sebesar Rp333 miliar, sementara anak usaha PT Hutama Karya Infrastruktur memberikan kontribusi Rp167 miliar. Nilai ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp448 miliar.
Dari sisi fundamental keuangan, Hutama Karya menunjukkan penguatan. Total aset konsolidasi tercatat Rp189,84 triliun, dengan ekuitas tumbuh 2,31 persen secara tahunan menjadi Rp141,64 triliun. Sementara itu, total utang berhasil ditekan hingga 15,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendapatan perusahaan pada Triwulan I 2026 mencapai Rp4,67 triliun atau 82,11 persen dari target RKAP. Meski demikian, perusahaan tetap menerapkan strategi selektif dalam memperoleh proyek baru dengan fokus pada nilai strategis dan keberlanjutan bisnis.
Pada pengembangan Jalan Tol Trans Sumatra, progres pembangunan terus berjalan. Hingga akhir Triwulan I 2026, panjang tol yang telah terbangun mencapai 1.108 kilometer dengan tambahan 10,1 kilometer pada periode ini. Beberapa ruas yang masih dalam tahap konstruksi antara lain Betung–Jambi, Rengat–Pekanbaru, dan Palembang–Betung.
Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, menyatakan capaian ini mencerminkan ketahanan bisnis perusahaan di tengah ketidakpastian global. Ia menegaskan bahwa pengelolaan infrastruktur yang disiplin secara finansial menjadi kunci menjaga kinerja perusahaan tetap stabil dan berkelanjutan.
Ke depan, Hutama Karya menetapkan empat pilar strategis, yakni penguatan pengendalian biaya, optimalisasi energi, pengambilan keputusan bisnis yang terukur, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Langkah ini diharapkan mampu menjaga momentum kinerja sekaligus menghadirkan infrastruktur yang andal bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....