BKKBN-Pemkab Bengkulu Utara Kolaborasi Pengelolaan Sampah untuk Tekan Stunting
- 23 Apr 2026 17:36 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – BKKBN Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mendorong pengelolaan sampah sebagai bagian dari strategi percepatan penurunan stunting. Kolaborasi ini melibatkan tenaga Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) untuk edukasi masyarakat di tingkat keluarga.
Kepala BKKBN Bengkulu, Zamhari, mengatakan faktor lingkungan menjadi salah satu penyumbang terbesar stunting, bahkan mencapai 70 persen. Karena itu, penanganan tidak cukup hanya melalui perbaikan gizi, tetapi juga harus menyasar kondisi lingkungan.
“Lingkungan yang tidak sehat, seperti sanitasi buruk dan pengelolaan sampah yang tidak baik, berdampak langsung pada risiko stunting,” ujarnya saat menerima kunjungan Kepala DLH Bengkulu Utara, Parpen Siregar, Kamis 23 April 2026.
Sebanyak 48 penyuluh KB di Bengkulu Utara akan dilibatkan untuk mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sampah dan penerapan pola hidup bersih dan sehat. Edukasi ini mencakup sanitasi layak, akses air bersih, hingga pengelolaan lingkungan berbasis keluarga.
Zamhari menegaskan, kerja sama ini perlu segera ditindaklanjuti dalam bentuk kesepakatan resmi agar pelaksanaannya lebih terarah dan melibatkan banyak pihak. “Perlu ada kesepakatan tertulis agar program berjalan maksimal dan terintegrasi,” katanya.
Sementara itu, Kepala DLH Bengkulu Utara, Parpen Siregar, menyebut langkah ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional yang mendorong sinergi lintas sektor dalam pengelolaan sampah dan pencegahan stunting. Pemkab juga akan memperkuat edukasi masyarakat terkait sanitasi, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pemanfaatan pekarangan untuk pangan bergizi.
"Kita harapkan langkah ini mampu meningkatkan kesehatan lingkungan sekaligus mendukung pemenuhan gizi keluarga, " tutur Parpen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....