Kelanjutan Tol Bengkulu-Lubuklinggau Tertunda, Gubernur Helmi Ajak Perbanyak Doa

  • 22 Apr 2026 09:01 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, angkat bicara terkait kelanjutan pembangunan Jalan Tol Bengkulu–Lubuklinggau, Sumatera Selatan, yang kembali mengalami penundaan hingga waktu yang belum ditentukan.

Meski proyek lanjutan untuk Seksi II dan III telah kembali masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Permenko Nomor 16 Tahun 2025, hingga kini tahun 2026 untuk realisasi pembangunan fisik belum menunjukkan kepastian.

“Ya, kita sudah berjuang agar kembali masuk program PSN. Sekarang tinggal kita perbanyak berdoa,” ujar Helmi pada Minggu (19/4/2026).

Gubernur Bengkulu mengakui, situasi global dan nasional saat ini turut memengaruhi kelanjutan proyek tersebut. Dimana gejolak geopolitik dunia, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, disebut berdampak pada kondisi ekonomi yang berimbas pada pembangunan infrastruktur.

“Kita tahu bagaimana kondisi dunia dan Indonesia saat ini. Tapi kita yakin pemerintah pusat akan memberikan yang terbaik,” katanya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu, lanjut Helmi, terus berupaya mendorong percepatan pembangunan tol tersebut melalui berbagai langkah strategis, termasuk menjalin komunikasi intensif dengan kementerian terkait.

Terlebih keberadaan Jalan Tol Bengkulu–Lubuklinggau memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar distribusi barang, serta mendukung mobilitas masyarakat di Bengkulu dan sekitarnya.

“Kita terus melobi karena ini sangat penting bagi Bengkulu,” ucapnya menegaskan.

Sementara itu, Kepala Regional Sumbagsel PT Hutama Karya, Arief Yeri Krisnanto, sebelumnya menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat informasi terbaru mengenai kelanjutan pembangunan tol tersebut.

“Tidak ada pembangunan lanjutan tol Bengkulu pada tahun 2026 ini,” ujar Arief dalam kegiatan media gathering bersama jurnalis di Bengkulu pada Sabtu (18/4/2026).

Dia juga menegaskan tidak ada perubahan rute dari Bengkulu menuju Muara Enim dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

“Rute tetap menggunakan jalur yang lama,” ujarnya

Ditanya upaya yang harus dilakukan ia menyarankan, Bengkulu harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat, melalui lobi-lobi pihak eksekutif daerah dan legislative daerah ditingkat pusat.

"Mudah-mudahan saja ada kepastian nya pada tahun depan, kita tetap optimis saja, sebab setahu saya pada tahun ini belum akan dilanjutkan pembangunan nya," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....