Target Program Luas Tambah Lahan Tanam Padi Bengkulu Utara Capai 7.400 Hektare
- 19 Apr 2026 11:09 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus mendorong program luas tambah tanam atau LTT padi. Program ini bukan program daerah semata, melainkan program nasional dari Kementerian Pertanian di daerah.
PLT Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dab Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara Juita Abadi mengatakan dalam hal ini Pemerintah Kabupaten berperan mendukung dan menjalankannya. Nantinya Pemerintah Kabupaten bersama Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian atau BRMP sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pertanian di lapangan.
“ Tentu kita sangat mendukung program luas tambah tanam atau LTT padi yang digagas oleh Kementerian Pertanian. Kita pemerintah Kabupaten akan siap menjalan program ini,” katanya.
Pada tahun 2026, target tanam yang dipasang cukup tinggi yakni mencapai 7.400 hektare. Target ini bukan tanpa tantangan, sebab luas lahan baku sawah di Bengkulu Utara saat ini berkisar 3.400 hektare.
Kondisi ini mengharuskan lahan yang ada untuk dioptimalkan dan pola tanam perlu ditingkatkan. Mulai dari melakukan perbaikan irigasi dan perbaikan jalan usaha tani sehingga akses petani untuk menuju sawah lebih mudah.
“Target program ini mencapai 7.400 hektare, ini membuat kita harus meningkatkan pola tanam dan saranana pendukungnya. Selain untuk memudahkan akses petani menuju sawah, namun juga bertujuan agar petani bisa menanampadi lebih dari sekali dalam setahun,” ujarnya.
Tidak hanya itu saja kebutuhan dasar petani juga akan diperhatikan. Mulai dari ketersediaan pupuk bersubsidi, bantuan bibit, hingga pestisida, semuanya diupayakan agar musim tanam tidak terhambat.
“Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan produksi gabah di Kabupaten Bengkulu Utara. Sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional,” ucapnya.
Meski targetnya cukup besar Pemerintah Daerah tetap realistis, capaian diangka 80% sampai 90% dinilai sudah sangat baik.PLT Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Peternakan Bengkulu Utara Juita Abadi menyebut, kunci utama kesuksesan program ini ada pada kerjasama semua pihak/ terutama petani sebagai pelaku utama di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....