Karnaval Batik Besurek 2026 Siap Digelar

  • 17 Apr 2026 07:19 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu terus mematangkan persiapan pelaksanaan Karnaval Batik Besurek yang akan digelar pada Sabtu, 18 April 2026. Event budaya tahunan ini diperkirakan akan diikuti sekitar 10 ribu peserta dari berbagai kalangan.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengatakan tingginya jumlah peserta tidak terlepas dari keterlibatan banyak unsur. Mulai dari pelajar hingga organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kita pemkot saja punya SD dan SMP itu sudah sekitar 150 sekolah. Kemudian ditambah OPD, lalu SMA juga karena Pak Gubernur akan support untuk ikut sertakan OPD provinsi,” ujar Dedy, Kamis 16 April 2026.

Seluruh peserta diwajibkan mengenakan batik besurek, kain khas Bengkulu yang menjadi identitas utama dalam karnaval tersebut. Tidak hanya melibatkan peserta lokal, Pemerintah Kota Bengkulu juga mengundang tamu dari luar negeri seperti Singapura dan Malaysia untuk turut menyaksikan kemeriahan acara.

Menurut Dedy, pemilihan batik besurek sebagai tema utama memiliki dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Ia mencontohkan, setiap kali karnaval digelar, permintaan terhadap batik besurek meningkat signifikan hingga stok di sejumlah toko habis terjual.

“Mungkin orang sudah punya, tapi ingin beli lagi yang baru. Ini salah satu cara kita menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Selain karnaval, rangkaian acara pendukung juga telah disiapkan, termasuk pesta malam dengan gemerlap lampu yang diharapkan mampu menambah daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan. Dedy pun mengajak masyarakat untuk menyaksikan langsung kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menyebut Karnaval Batik Besurek 2026 menjadi ajang strategis dalam mempromosikan potensi wisata dan budaya daerah secara lebih luas. “Kami ingin karnaval ini tidak hanya menjadi tontonan lokal, tetapi juga mampu menarik perhatian dari luar daerah hingga mancanegara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, karnaval tahun ini akan digelar pada malam hari dengan mengusung tema “glowing in the dark”. Para peserta akan menampilkan kreasi busana batik besurek yang dipadukan dengan elemen pencahayaan, sehingga menciptakan tampilan visual yang atraktif dan berbeda dari tahun sebelumnya.

Untuk lokasi pelaksanaan, kegiatan akan dipusatkan di kawasan Belungguk Point yang dinilai representatif untuk menampung antusiasme masyarakat dan wisatawan yang diperkirakan membludak. Lebih lanjut, Pemkot Bengkulu juga telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk mahasiswa dan pelajar asing yang berada di Bengkulu untuk turut berpartisipasi dalam karnaval tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....