Triwulan 1, Kasus DBD Alami Penurunan
- 14 Apr 2026 11:09 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Kasus penyakit DBD di Kabupaten Bengkulu Utara Pada triwulan 1 tahun 2026 alami penurunan. Penurunan jumlah kasus DBD ini terjadi sangat singnifikan jika dibandingkan dengan tahun 2025.
Subkoordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, Bintoro Wahyudi mengatakan terhitung dari bulan Januari hingga bulan Maret 2026 sudah ada 31 kasus DBD. Sementara pada periode yang sama pada tahun 2025 mencapai 73 kasus DBD.
"Untuk triwulan tahun 2026 ini kasus DBD sudah mencapai 31 kasus. Jumlah ini alami penurunan jika dibandingkan dengan tahun lalu," katanya.
| Baca juga: Harga Cabai di Arga Makmur Mulai Turun |
Meski kasus DBD saat ini alami penurunan, namun masyarakat tetap harus waspada dengan melakukan langkah pencegahan. Dimana langkah pencegahan yang dapat dilakukan yakni dengan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN.
PSN merupakan langkah paling efektif dalam mencegah penyebaran penyakit DBD dibandingkan dengan metode fogging. Hal ini dikarenakan fogging hanya mampu membunuh nyamuk dewasa saja, sedangakan PSN mampu membunuh nyamuk penyebab penyakit DBD hingga telur, dan sarangnya.
"Meski jumlah kasusnya turun tapi kita tidak boleh lengah. Upaya pencegahan harus tetap ditingkatkan, khususnya melalui pemberantasan sarang nyamuk atau PSN," ujarnya.
| Baca juga: Harga Bawang Putih di Arga Makmur Naik |
Pemberantasan sarang nyamuk ini dapat dilakukan dengan 3M+ meliputi :
1. Menguras bak mandi setiap 1 minggu sekali.
2. Menutup tempat penampungan air.
3. Mengubur barang bekas seperti ember. dan kaleng bekasbagar tidak terjadi genangan air pada musim hujan.
4. Plusnya yakni menanam tanam pengusir nyamuk serta menaburkan bubuk abate didalam bak mandi atau kolam.
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Karena dengan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, diharapkan kasus DBD di Bengkulu Utara dapat terus ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....