Pemkot Siapkan Ikatan Dai Muda
- 13 Apr 2026 08:44 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu mulai mendorong langkah konkret dalam regenerasi pendakwah guna memastikan keberlanjutan syiar Islam di kalangan generasi muda. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menilai selama ini peran dakwah masih didominasi oleh kalangan senior, sehingga perlu ruang baru bagi generasi muda untuk tampil dan berkembang.
Gagasan tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Subuh Minang di Masjid Al Falah, Kelurahan Berkas, Kecamatan Teluk Segara, Minggu 12 April 2026. Dalam kesempatan itu, Dedy menekankan pentingnya membangun ekosistem dakwah yang melibatkan pelajar hingga mahasiswa, khususnya yang aktif di Remaja Islam Masjid (Risma).
Menurutnya, regenerasi tidak hanya soal menggantikan peran yang ada, tetapi juga menghadirkan pendekatan dakwah yang lebih relevan dengan perkembangan zaman. Karena itu, Pemerintah Kota Bengkulu berencana membentuk wadah khusus bernama Ikatan Dai Muda sebagai ruang berhimpun dan berkolaborasi bagi para pendakwah muda.
“Ikatan ini diharapkan menjadi tempat tumbuhnya ustaz-ustaz muda dari berbagai latar belakang, baik pelajar, mahasiswa, maupun komunitas masjid. Kita berharap akan lahir syiar Islam di kalangan generasi muda,” ujar Dedy.
Ia juga menetapkan batas usia maksimal 40 tahun bagi anggota Ikatan Dai Muda. Batasan ini, kata dia, mengacu pada filosofi usia kematangan Rasulullah SAW saat menerima wahyu, sekaligus menjadi penegasan bahwa wadah ini memang difokuskan bagi generasi muda.
Untuk mempercepat realisasi, Dedy menunjuk Afan sebagai koordinator yang bertugas menghimpun para dai muda di Kota Bengkulu. Target awal yang dicanangkan cukup ambisius, yakni minimal 100 dai muda yang akan terlibat dalam deklarasi pembentukan organisasi tersebut.
Penamaan “Ikatan Dai Muda” dipilih untuk memberikan kesan inklusif dan terbuka bagi siapa saja yang memiliki semangat berdakwah, tanpa harus terbebani label formal sebagai ustaz. Langkah ini diharapkan mampu menyegarkan metode dakwah di Kota Bengkulu, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam menyampaikan nilai-nilai keagamaan yang adaptif dan kontekstual di tengah dinamika masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....