Banjir di Kota Bengkulu Mulai Surut

  • 08 Apr 2026 07:25 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu — Banjir yang sempat merendam sejumlah permukiman warga di Kota Bengkulu akibat hujan deras disertai angin kencang sejak sore hingga malam hari kini mulai berangsur surut. Di lingkungan RT 24 Sawah Lebar, genangan air masih terlihat di beberapa titik halaman rumah dan jalan lingkungan sehingga warga tetap diminta waspada jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Ketua RT 24 Sawah Lebar Kota Bengkulu, Periansah mengatakan kondisi air sudah mulai surut sejak pagi hari setelah hujan berhenti. Ia menyebutkan bahwa terdapat 21 Kelurga yang terdampak banjir, air masih menggenang area rumah warga walaupun sudah sedikit surut dari hujan kemarin.

“Sejak malam tadi dengan kapasitas hujan yang tinggi membuat beberapa rumah warga di sekitar kawasan RT 24 terkena banjir. Banjir ini disebabkan oleh saluran air yang mampet sehingga membuat air tergenang dan masuk ke rumah warga,” ujarnya, Rabu 8 April 2026.

Warga mulai melakukan berbagai upaya antisipasi dengan membersihkan saluran air di sekitar rumah agar aliran air tidak kembali tersumbat saat hujan turun. Selain itu, warga juga menyiapkan kebutuhan darurat secara bersama-sama sebagai bentuk persiapan menghadapi kemungkinan banjir susulan.

Salah seorang warga, Hendra mengatakan masih merasa khawatir apabila hujan deras kembali mengguyur kawasan tersebut karena genangan air hingga kini belum sepenuhnya hilang. Ia mengatakan warga kini memilih untuk lebih waspada dan saling mengingatkan satu sama lain jika cuaca mulai mendung.

“Sekarang ini banjirnya sudah mulai surut, tapi kami tetap waspada kalau hujan deras turun lagi air bisa naik seperti kemarin. Jadi untuk sementara kami siapkan dapur umum kalau sewaktu-waktu kondisi memburuk lagi,” ujarnya.

Sebagai langkah siaga, warga juga telah berinisiatif membuat dapur umum sederhana untuk membantu kebutuhan makan jika kondisi kembali memburuk. Warga berharap dengan meningkatkan kewaspadaan bersama, dampak banjir dapat diminimalisir apabila cuaca ekstrem kembali terjadi. Reyhan

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....