Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga Kota Bengkulu
- 06 Apr 2026 07:16 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu sejak sore hingga malam hari menyebabkan sejumlah rumah warga di Kelurahan Tanjung Agung dan Tanjung Jaya terendam banjir. Genangan air yang cukup tinggi membuat aktivitas masyarakat terganggu, bahkan di beberapa titik kondisi banjir terbilang cukup parah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai lutut orang dewasa. Air yang merendam permukiman warga juga menggenangi jalan-jalan lingkungan, sehingga akses keluar masuk menjadi terbatas.
Akibat kondisi tersebut, warga terpaksa mencari cara alternatif untuk tetap beraktivitas. Sejumlah warga terlihat menggunakan rakit sederhana untuk melintasi genangan air, terutama untuk keperluan mendesak seperti berangkat kerja maupun mengantar anak-anak ke sekolah pada pagi hari.
Salah seorang warga, Nanda, mengungkapkan bahwa banjir mulai terjadi sejak dini hari. Ia menyebut air terus mengalami peningkatan hingga pagi hari, sehingga membuat warga harus ekstra waspada.
“Air mulai naik sejak dini hari, awalnya masih rendah, tapi makin pagi makin tinggi. Sekarang sudah cukup mengganggu aktivitas kami,” ujarnya, Senin 6 April 2026.
Ia berharap kondisi cuaca segera membaik agar genangan air dapat segera surut dan aktivitas masyarakat kembali normal. Selain itu, ia juga meminta adanya perhatian lebih dari pemerintah terhadap kondisi yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Menurutnya, kawasan Tanjung Agung dan Tanjung Jaya memang sudah lama dikenal sebagai daerah rawan banjir. Setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama, air dengan cepat meluap dan merendam permukiman warga.
Selain mengganggu aktivitas, banjir juga dikhawatirkan dapat merusak perabotan rumah tangga serta meningkatkan risiko penyakit bagi warga, terutama anak-anak. Beberapa warga terlihat mulai mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan akibat air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....