BMKG Deteksi 30 Titik Panas di Bengkulu, Potensi Karhutla Meningkat

  • 05 Apr 2026 09:57 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Bengkulu mulai meningkat memasuki awal April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 30 titik panas (hotspot) terdeteksi di sejumlah wilayah di provinsi tersebut.

Berdasarkan pemantauan citra satelit, sebaran titik panas tersebut berada di lima kabupaten. Wilayah Kabupaten Mukomuko dan Bengkulu Utara menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak, masing-masing tercatat sebanyak 12 hotspot.

"Sementara itu, tiga daerah lainnya yang juga terpantau memiliki titik panas yakni Kabupaten Kaur, Lebong, dan Seluma dengan masing-masing dua titik," kata Kepala Stasiun BMKG Bengkulu, Tri Widiarto, Minggu 5 April 2026.

Tri mengatakan munculnya titik panas ini menjadi sinyal awal meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan. Terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung panas dan minim curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, suhu udara yang tinggi serta kondisi lahan yang kering membuat vegetasi seperti daun kering dan gambut lebih mudah terbakar. Kondisi ini banyak ditemukan di kawasan perkebunan maupun hutan produksi.

Tri mengimbau masyarakat, khususnya petani dan pemilik lahan perkebunan, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas. Selain itu, juga diminta berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari yang berpotensi menimbulkan api, seperti membakar sampah di ruang terbuka atau membuang puntung rokok di area yang memiliki vegetasi kering.

Ia menegaskan pencegahan harus menjadi perhatian bersama, karena dampak kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang membahayakan kesehatan masyarakat. BMKG terus melakukan pemantauan perkembangan titik panas dan mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya karhutla yang lebih luas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....