Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 4.6 di Seluma Tidak Berpotensi Tsunami

  • 19 Sep 2026 08:50 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Berdasarkan informasi dari BMKG Jumat 18 September 2026 pukul 23:37:21 WIB wilayah Kabupaten Seluma, Bengkulu diguncang gempa tektonik. Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo 4.6.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat -4.26° LU ; 102.07° BT. Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 60 km Barat SELUMA-BENGKULU pada kedalaman 29 km.

Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman pusat gempabumi, gempa bumi yang terjadi tersebut merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas Sesar Mentawai. Sementara dari hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempabumi dirasakan di Kota Bengkulu dengan sekala III sampai IV MMI. Yakni getaran dirasakan oleh banyak orang dan terasa nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu serta jendela, pintu, atau dinding berbunyi.

Selain itu juga dirasakan oleh warga di Kabupaten Kepahiang dengan sekala II MMI. Yakni Getaran hanya terekam oleh alat atau dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hingga Hari Sabtu, 19 September 2026 pukul 00:00:00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktifitas gempabumi susulan (aftershock).

Sementara itu salah seorang warga Kota Bengkulu Tari mengaku merasakan getaran gempa yang terjadi pada malam tadi. Menuturnya getaran tidak berlangsung lama, namun lantaran panik ia langsung berlari ke luar rumah.

"Iya betul semalam ada gempa bumi, lumayan juga getarannya rumah kami itu bergemuruh. Kami sebenarnya sedang tidur karena ada gempa terbangun lah, kami panik langsung keluar rumah dan ternayata banyak juga warga yang keluar rumah," ujarnya.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....