Petani Memprediksi Produksi Kopi Meningkat
- 31 Mar 2026 20:29 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bintuhan - Produksi kopi petani di Desa Suka Jaya Kecamatan Nasal, diprediksi alami peningkatan pada musim panen tahun ini. Memasuki panen putaran kedua, buah kopi yang tumbuh di batang terlihat lebih banyak dibandingkan awal musim.
Salah seorang petani kopi di Desa Suka Jaya, Sutisna menyebut panen trif kedua saat ini sudah mulai berlangsung. Ia memprediksi produksi kopi di lahannya seluas 1,5 hektare ini dapat mencapai sekitar 1,5 ton kopi basah pada trif kedua.
“Memang saat ini untuk hasil produksi petani kopi sedang meningkat. Tahun sebelumnyahasil dari lahan saya 1,2 ton dalam satu musim, tapi tahun ini mencapai 1,5 ton,”katanya.
Menurut Sutisna, peningkatan hasil panen ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya perawatan tanaman yang lebih optimal, pemupukan yang teratur, serta kondisi tanah yang dinilai lebih subur. Hal tersebut membuat produktivitas kopi di Desa Suka Jaya cenderung lebih baik dibandingkan daerah lain.
Ia menegaskan, peran petani dalam merawat tanaman sangat menentukan hasil produksi. Tanpa perawatan yang baik, tanaman tidak akan mampu menghasilkan buah yang banyak.
“ Memang dari kondisi buah sudah terlihat lebih lebat, makanya gambaran hasil panen tahun ini sudah bisa diprediksi sejak awal. Hal ini tentunya memberikan harapan bagi petani untuk memperoleh hasil yang lebih baik dibandingkan musim sebelumnya,” ucapnya.
Meski saat ini petani kopi alami peningkatan produksi, harga kopi justru mengalami penurunan. Jika pada pekan lalu harga kopi sempat berada di Rp.50.000,-per kilogram, kini turun menjadi Rp.49.000,- hingga Rp.47.000,- per kilogram.
“Memang saat ini hasil panen petani kopi bisa kita katakana sangat melimpah ya. Hanya saja harga jualnya saat ini turun, mulai dari Rp.1.000,- hingga Rp.3.000,- per kilogram,”ujarnya.
Maka dari itu petani berharap harga kopi dapat segera kembali naik. Meski tidak bisa menyentuh harag Rp.60.000,- hingga Rp.70.000,- setidaknya, harga kopi tidak turun di baah Rp.50.000,- per kilogram
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....