Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Kaur Tinggi

  • 30 Mar 2026 04:10 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bintuhan - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur terhirung dari bulan Januari hingga bulan Maret 2026 sudah ada 40 warga Kabupaten Kaur yang terkena Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR). Rata-rata kasus gigitan ini disebabkan oleh gigitan hewan peliharaan mulai dari anjing, kucing, hingga kera.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur Sapuan Ilyas mengatakan jumlah kasus gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Kaur cukup tinggi. Dimana kasus paling banyak berasal dari wilayah Kecamatan Tanjung Kemuning dan sekitarnya.

"Kalau kita lihat jumlahnya dari tahun 2024 sampai 2026 ini kasus GHPR di Kaur cukup tinggi ya. Ini saja di bukan maret sudah ada 40 kasus GHPR," katanya.

Sapuan menyebut meski jumlah kasus gigitan hewan penular rabies ini tinggi namun tidak ada yang terindikasi positif rabies atau yang sampai menyebabkan korban meninggal dunia. Hal ini dikarenakan masyarakat cepat dalam mengambil tindakan untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Hanya saja Sapuan menegahkan bawah masyarakat harus memahami ketika ada yang menjadi korban gigitan hewan penular rabies jangan memaksa tim medis untuk langsung memberikan vaksin anti rabies. Karena pemberian vaksin rabies tidak boleh sembarangan, korban dan hewan harus di observasi terlebih dahulu untuk memastikan hewan dan korban benar-benar positif rabies atau tidak.

"Dari kasus yang ada tidak ada yang terindikasi positif rabies. Tapi kita tekatkan juga untuk pemberian VAR tidak boleh sembarangan ada prosesur yang berlaku," ujarnya.

Dalam penanganan rabies ini ini Dinas Kesehata Kabupate Kaur telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kaur melalui Bidang Kesehatan Hewan agar memastikan semua hewan peliharaan milik warga Kabupaten Kaur mendapatkan suntik rabies. Selain itu Vaksin Anti Rabies (VAR) juga dipastikan selalu tersedia di setiap Puskesmas terutama di wilayah yang memang sangat rawan yakni Kecamatan Tanjung Kemuning.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....