Penetapan 1 Syawal 1447 H, Pemprov Bengkulu Ikuti Keputusan Pemerintah
- 20 Mar 2026 08:55 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu — Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, mengimbau masyarakat untuk menyikapi potensi perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri dengan sikap saling menghargai. Hal ini disampaikannya menyusul adanya perbedaan metode perhitungan dalam menentukan 1 Syawal.
Menurut Khairil Anwar, perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar karena setiap pihak memiliki dasar perhitungan masing-masing. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat Muslim.
“Jika ada yang menetapkan Lebaran lebih awal, (hari ini, red) silakan merayakan. Namun tetap perlu memperhatikan saudara-saudara kita yang mungkin belum melaksanakan 1 Syawal,” ujarnya pada Kamis, 19 Maret 2026.
Dirinya juga mengingatkan berdasarkan keputusan pemerintah melalui sidang isbat pada Kamis malam yang diumumkan langsung oleh Menteri Agama, bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret 2026.
Dengan itu, Khairil menegaskan bahwa dirinya dan Pemprov mengikuti keputusan pemerintah sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketetapan negara. “Sebagai bagian dari NKRI, tentu kita mengikuti keputusan pemerintah,” tuturnya.
Sementara itu, terkait rencana pribadi menjelang Lebaran, Khairil mengaku tidak melakukan perjalanan mudik dan memilih tetap berada di Bengkulu untuk menjalankan tugas.
"Imbauan ini diharapkan dapat menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat, sehingga perayaan Idulfitri tetap berlangsung dengan penuh kedamaian dan kebersamaan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....