Polresta Bengkulu Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Puncak Libur Lebaran

  • 19 Mar 2026 11:57 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu-Guna mengantisipasi kemacetan pada libur Lebara 1446 H yang terbilang akan padat, Polresta Bengkulu menyiagakan pos taktis dan tim urai di sejumlah titik strategis, khususnya di sepanjang jalur menuju objek wisata.

Salah satu lokasi yaitu awasan Pantai Panjang yant menjadi magnet utama wisatawan lokal maupun luar daerah saat momen libur panjang, terutama pada malam takbiran hingga hari-hari setelah Idulfitri.

Kabag Ops Polresta Bengkulu Kompol Yudha Setiawan mengatakan, pengamanan dan pengaturan lalu lintas difokuskan pada titik-titik yang selama ini menjadi simpul kemacetan.

“Kita fokuskan ini salah satunya adalah dari lokasi sepanjang Pantai Panjang, seputaran Simpang 5 Ratu Samban, kawasan Belungguk Point, termasuk arah Simpang Jam dan Penurunan jadi fokus utama kita,” papar Kabag Ops Polresta Bengkulu, Kompol Yudha Setiawan Kamis, 19 Maret 2026.

Ditambahkan Kompol. Yudha, keberadaan pos taktis dan tim urai menjadi strategi utama untuk mengurai kemacetan secara cepat apabila terjadi penumpukan kendaraan.

“Dengan adanya pos taktis dan tim urai, kita bisa langsung merespons jika terjadi kemacetan atau kepadatan yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” kata Kabag Ops, Kompol. Yudha Setiawan.

Tidak hanya menyiagakan personel, Polresta Bengkulu juga menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Pantai Panjang dengan masuk lewat simpang empat pasir putih.

Rekayasa lalu lintas kawasan Pantai Panjang akan berlaku secara situasional, mulai dari malam takbiran hingga selama musim libur lebaran berlangsung. Langkah ini untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang berkunjung.

Kompol Yudha menegaskan bahwa skema rekayasa lalu lintas telah dirancang matang dengan mempertimbangkan pola pergerakan masyarakat.

“Rekayasa yang diterapkan masih sama seperti biasanya, yaitu sistem satu arah untuk menghindari pertemuan arus kendaraan dari dua sisi, namun ini sifatnya situasional jika terjadinya kemacetan,” ungkap Kompol. Yudha.

Dalam skema rekayasa lalu lintas Pantai Panjang, jalur masuk menuju kawasan wisata akan diarahkan melalui : Pasir Putih, Simpang Empat Pantai,Simpang Grage, hingga Taman Berkas.

Dari sana, kendaraan dapat melanjutkan perjalanan menuju Tapak Paderi dan titik-titik wisata lainnya di sepanjang garis pantai.

Sementara itu, jalur keluar diarahkan melalui kawasan Benteng Marlborough hingga menuju Sungai Hitam. Dengan pola satu arah ini, arus kendaraan diharapkan dapat terus bergerak tanpa hambatan.

Pengaturan ini memudahkan petugas dalam mengendalikan lalu lintas dan memberikan informasi kepada pengunjung mengenai rute perjalanan yang harus dilalui.

Untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan optimal, Polresta Bengkulu menempatkan personel di setiap pintu masuk kawasan Pantai Panjang. Petugas akan membantu mengarahkan kendaraan, memberikan informasi jalur, serta melakukan pengaturan apabila terjadi kepadatan

Selain itu, petugas juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung kelancaran pengamanan selama libur Lebaran. Polresta Bengkulu juga mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas selama berada di kawasan Pantai Panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....