Pemkot Bengkulu Pacu Transformasi Digital Melalui Program Smart City

  • 16 Mar 2026 07:43 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital. Memasuki tahun 2026, langkah strategis untuk mewujudkan program Smart City atau Kota Cerdas terus dipacu guna meningkatkan efisiensi birokrasi sekaligus memperbaiki kualitas layanan publik bagi masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, mengungkapkan bahwa progres pengembangan Smart City saat ini telah memasuki tahap penting, yakni penyusunan landasan hukum sebagai dasar pelaksanaan program. Menurutnya, keberadaan payung hukum sangat diperlukan agar implementasi teknologi di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki dasar yang kuat dan terarah.

“Saat ini draf Peraturan Wali Kota (Perwal) sudah kami siapkan dan sedang dibahas lebih lanjut oleh bagian hukum. Target kami regulasi ini dapat rampung tahun ini sehingga menjadi landasan kuat bagi seluruh program Smart City di Kota Bengkulu,” ujar Nurlia.

Setelah regulasi tersebut disahkan, Pemkot Bengkulu berencana membentuk tim khusus melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota untuk mengawal implementasi program Smart City. Tim ini akan bersifat kolaboratif dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari akademisi, masyarakat, hingga instansi vertikal.

Beberapa unsur yang direncanakan terlibat di antaranya kalangan akademisi untuk memberikan kajian ilmiah, masyarakat sebagai pengguna layanan. lembaga penegak hukum seperti Kejaksaan, Badan Pusat Statistik (BPS) untuk integrasi data, serta pelaku usaha guna mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital.

Pemkot Bengkulu juga menargetkan capaian yang cukup ambisius dalam pelaksanaan program tersebut. Dalam sisa masa kepemimpinan pemerintah daerah sekitar empat tahun ke depan, minimal 70 persen program yang tercantum dalam Master Plan Smart City diharapkan sudah mulai terealisasi.

Pembangunan Smart City di Kota Bengkulu akan berlandaskan enam pilar utama, yaitu Smart Governance yang berfokus pada tata kelola pemerintahan yang transparan dan efisien, Smart Branding untuk memperkuat identitas kota dalam menarik investasi dan pariwisata, Smart Economy guna mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital. Smart Living yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Smart Society untuk membangun masyarakat yang melek teknologi, serta Smart Environment yang menekankan pada keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan teknologi.

Setelah payung hukum disahkan, berbagai program Smart City akan langsung didistribusikan ke seluruh OPD di lingkungan Pemkot Bengkulu. Pada tahap awal, pemerintah akan fokus pada sinkronisasi alokasi anggaran di setiap OPD agar selaras dengan Master Plan Smart City yang telah disusun.

Melalui langkah tersebut, Pemkot Bengkulu berharap dapat menciptakan ekosistem kota yang lebih cerdas. Dimana setiap kebijakan didasarkan pada data yang akurat serta layanan publik dapat diakses dengan lebih mudah oleh seluruh lapisan masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....