Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Bengkulu Masih Positif

  • 11 Mar 2026 13:46 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah terus mendorong pembangunan yang berbasis data guna menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Melalui penyediaan data statistik yang akurat, berbagai indikator ekonomi dan sosial dapat menjadi landasan dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah, sekaligus menjadi acuan dalam melihat perkembangan kondisi ekonomi masyarakat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, Win Rizal menyampaikan bahwa penyusunan kebijakan pembangunan perlu didasarkan pada data yang kuat dan terintegrasi dalam ekosistem pembangunan. Menurutnya, terdapat hubungan erat antara penggunaan anggaran negara dengan ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas.

Ia menjelaskan, dalam hal ini BPS mengambil peran penting dengan menyediakan data statistik yang akurat sebagai dasar perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan. Data tersebut diharapkan mampu menjadi arah bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat serta memastikan proses pembangunan berjalan lebih terukur dan aman.

“Penyusunan kebijakan pembangunan perlu didasarkan pada data yang kuat dan terintegrasi dalam ekosistem pembangunan, karena terdapat hubungan erat antara penggunaan anggaran negara dengan ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam hal ini BPS berperan menyediakan data statistik yang akurat sebagai dasar perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan agar kebijakan yang diambil pemerintah lebih tepat sasaran dan terukur,” ujarnya.

Win Rizal juga menambahkan bahwa aktivitas konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama perekonomian daerah. Hal ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi di Provinsi Bengkulu. Selain itu, sektor pertanian juga masih menjadi sektor terbesar yang mendukung perekonomian daerah.

Di sisi lain, tingkat kemiskinan di Bengkulu pada September 2025 tercatat sebesar 11,88 % dan menunjukkan tren penurunan secara konsisten. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator penting sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah dalam upaya menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. ( Elni )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....