Pemkot Bengkulu Perketat Pengawasan Geng Motor
- 09 Mar 2026 14:41 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengambil langkah tegas untuk memberantas fenomena geng motor yang belakangan kian meresahkan masyarakat. Salah satu langkah konkret kawasan tersebut kini dijaga ketat oleh pasukan Brimob bersenjata lengkap yang melakukan piket selama 24 jam.
Hal ini terungkap setelah Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi meninjau kawasan Danau Dendam Tak Sudah yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan aktivitas geng motor. Pengamanan ini dilakukan menyusul diterbitkannya Surat Edaran Wali Kota Bengkulu Nomor 116/20 Tahun 2026 yang secara resmi memberlakukan aturan jam malam bagi pelajar di Kota Bengkulu.
Melalui aturan tersebut, seluruh pelajar diwajibkan berada di rumah paling lambat pukul 21.00 WIB. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menekan potensi keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan jalanan maupun aktivitas geng motor.
“Pasukan Brimob melakukan piket 24 jam di titik rawan. Saya juga meminta Camat, Lurah, Ketua RT hingga Linmas untuk tidak segan membubarkan anak-anak muda yang masih berkumpul di tengah malam,” kata Dedy Wahyudi.
| Baca juga: Pemkot Bengkulu Bantu Korban Kebakaran |
Sementara itu, Kepolisian Resor Kota Bengkulu telah memetakan sedikitnya 13 titik yang masuk kategori rawan dan diduga menjadi lokasi berkumpulnya kelompok gangster. Beberapa di antaranya yakni kawasan Danau Dendam Tak Sudah, Panorama, Bumi Ayu, Gading Cempaka, Kuala Alam, hingga sepanjang Jalan Kalimantan Raya dan sekitarnya.
Selain memperkuat pengamanan di lapangan, Pemerintah Kota Bengkulu juga meminta pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap perilaku siswa di luar jam belajar. Pemerintah juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar mematuhi aturan jam malam yang telah ditetapkan.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemkot Bengkulu turut meluncurkan program penguatan Remaja Islam Masjid (RISMA). Program ini bertujuan mengarahkan aktivitas remaja ke kegiatan keagamaan dan sosial yang lebih positif, terlebih menjelang bulan Ramadan.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, sekolah, dan masyarakat. Diharapkan situasi keamanan di Kota Bengkulu dapat tetap terjaga sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....