Dinsos Minta Warga Miskin Hindari Penyalahgunaan NIK, Bisa Batal Dapat Bansos
- 28 Feb 2026 21:27 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kabid Penanggulangan Kemiskinan Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Bukhari, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan data kependudukan, khususnya bagi warga yang masih masuk kategori miskin dan membutuhkan bantuan sosial. Ia menegaskan, perubahan data dan status sosial ekonomi dapat berdampak langsung pada kepesertaan bantuan.
Menurut Bukhari, perubahan desil atau tingkat kesejahteraan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atauun DTSEN bisa terjadi karena berbagai faktor. Salah satunya perubahan status pekerjaan, misalnya dari sebelumnya menganggur menjadi sudah bekerja dengan penghasilan tetap.
“Kalau sebelumnya tidak bekerja, kemudian sudah bekerja dan menerima upah setara atau di atas UMR, tentu itu menjadi salah satu faktor perubahan desil. Jadi status sosial berpengaruh,” jelasnya, Sabtu 28 Februari 2026.
Selain faktor ekonomi, ia juga menyoroti maraknya penyalahgunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK), misalnya digunakan untuk pengajuan pinjaman online (pinjol) mauun judionline. Penyalahgunaan tersebut dapat memengaruhi profil data sosial ekonomi seseorang dan berdampak pada perubahan status penerima bantuan.
“Hati-hati menggunakan NIK, termasuk untuk pinjaman online. Itu bisa berpengaruh pada data dan status bantuan sosial,” ujarnya.
Bukhari menambahkan, untuk kategori Penerima sosial termauk PB-JKN, penerima harus berada pada desil 5 ke bawah. Jika sudah masuk desil 6 ke atas, maka tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan tersebut.
Karena itu, Dinas Sosial Provinsi Bengkulu mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi yang jujur saat pendataan terutama momen pendataan sensus ekonomi yang saat ini tengah berjalan serta tidak sembarangan menggunakan data pribadi. Dengan data yang akurat, penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....