Alokasi BBM Bengkulu Turun Tahun Ini
- 27 Feb 2026 13:25 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi atau BPH Migas resmi menetapkan alokasi bahan bakar minyak (BBM) untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Bengkulu. Dari penetapan tersebut, alokasi BBM untuk Bengkulu tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 lalu.
Untuk BBM jenis Pertalite, dari usulan sebesar 672.900 kilo liter, hanya diakomodir 231.356 kilo liter. Angka ini turun 21.501 kilo liter dari alokasi tahun 2025 yang mencapai 252.857 kilo liter.
Sementara itu, untuk BBM jenis Bio Solar, dari usulan 521.973 kilo liter, BPH Migas menetapkan alokasi sebesar 105.713 kilo liter. Jumlah tersebut turun 618 kilo liter dibandingkan alokasi tahun 2025 yang berada di angka 106.331 kilo liter.
Adapun alokasi minyak tanah yang khusus diperuntukkan bagi masyarakat Enggano tidak mengalami perubahan. Kuotanya tetap berada di angka 70 kilo liter sebagaimana tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, menjelaskan bahwa penurunan alokasi terjadi karena evaluasi penyaluran JBT dan JBKP secara nasional. Selain itu, pengurangan juga dipengaruhi hasil evaluasi kuota gabungan oleh seluruh pengguna atau konsumen.
Meski terjadi pengurangan, Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan kuota BBM tersebut akan mencukupi kebutuhan masyarakat selama satu tahun ke depan. Pemerintah daerah optimistis distribusi tetap berjalan normal tanpa mengganggu aktivitas ekonomi warga.
Rico menambahkan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan monitoring pendistribusian BBM agar tidak terjadi penimbunan maupun kelangkaan seperti tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat juga diimbau tidak khawatir karena pemerintah daerah bersama Pertamina memastikan kuota BBM aman, terlebih alur Pelabuhan Pulau Baai saat ini telah kembali lancar dilalui.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....